31 December 2010

Merubah Boot Order Grub Ubuntu 10.10

Ada dua opsi untuk merubah boot order pada ubuntu terutama bagi kita yang memiliki lebih dari 1 OS yaitu :
  1. Text command
  2. GUI
1. Text Command

Ubuntu 10.10 menggunakan Grub 2 dimana untuk merubah default boot order kita tidak bisa dengan mengedit file  grub.conf atau menu.lstdi folder /boot/grub. Nah file yang kita edit untuk merubah boot order-nya saat ini adalah “grub” pada folder /etc/default/ Kita bisa mengeditnya dengan perintah text berikut dari terminal


sudo gedit /etc/default/grub  


Isi file tersebut kurang lebih seperti ini jo..

/etc/default/grub
Untuk merubah boot order-nya, maka kita bisa merubah GRUB_DEFAULT=0  dengan nilai lain yang mewakili OS kita. Misal kita memiliki Win7 pada urutan ke 5, maka disini kita ganti GRUB_DEFAULT=4, simpan dan tutup. Kalau kita juga ingin merubah timeout-nya maka coba ganti nilai yang ada pada GRUB_TIMEOUT dengan nilai yang kita mau... ;) 
Waktu yang digunakan adalah dalam satuan detik. Maksudnya adalah grub akan secara otomatif memanggil nilai default boot-up kita dalam hitungan nilai yang kita pilih tadi.
Kalau udah, maka ketikkan perintah berikut di terminal :


sudo update-grub


Semoga default boot order-nya akan berubah seperti yang kita inginkan. Tentunya setelah restart..
boot order

2. Dengan GUI

Untuk melakukannya kita bisa dengan mengetikkan perintah text atau dengan synaptic. System > Administration > Synaptic Packagae Manager, ketik startupmanager.

sudo apt-get install startupmanager 


System > Administration > StartUp-Manager  



Nah, udahan dulu jo.. moga sukses dah...










billet

welding
continue casting machines
press scrape
maintenance
blender
nozle
tundish
laddle

30 December 2010

Perjuangan Timnas Indonesia

Perjalanan Timnas Garuda di AFF Cup 2010 harus finish sebagai runner up. Dibalik semua itu, sebagai suporter timnas, aku bangga dengan apa yang diperagakan oleh seluruh pemain di lapangan hijau. Secara kolektifitas dan pola permainan, timnas kali ini jauh lebih baik dari yang pernah ada. Meski sekali lagi hasil maksimal hanya sebagai runner up, hal itu tidak mengecewakan. Karena kali ini timnas menjadi salah satu tim dengan jumlah kemenangan terbanyak dibanding peserta lainnya. 
Oke-lah kita terima hasil ini dengan kebanggaan. Kedepan dengan rasa yakin, timnas akan lebih berkembang, tentunya dengan pembenahan dari berbagai faktor. Secara khusus, aku [ dan juga pasti banyak pihak ] fokus pada PSSI dibawah komando Nurdin. Porak-poranda perjalanan timnas kita dalam kendalinya. Belum lagi mereka yang menjabat berbagai posisi di tubuh PSSI yang secara pribadi aku katakan tidak professional. Mereka semua perlu diganti. Wah jadi inget kata-kata bapak. PSSI seharusnya jadi partai terlarang. Karena secara tegas telah terlalu lama dan sering mengecewakan jutaan orang pecinta bola di tanah air :))
Satu yang jadi sorotan juga adalah politisasi timnas untuk kepentingan kelompok tertentu. Bukannya memberikan satu kesempatan untuk bisa fokus pada turnamen hingga selesai, tapi timnas seola-olah menjadi grup band yang karena sedang naik daun, hingga semua orang pengin hadir bersama-nya, termasuk politisi yang secara jelas jauh dari dunia-nya timnas.
Prestasi lain dari PSSI kali ini adalah transparannya dalam memaparkan kepayahan mereka dalam penjualan tiket pertandingan. Dan lagi-lagi menjadi sorotan. Seolah mereka tidak mau belajar dari pengalaman, hal itu terus saja terulang. Sempat berfikir, "....apakah di Indonesia ini tidak ada pihak lain yang bisa dipercaya untuk mendistribusikan penjualan tiket pertandingan, hingga tidak terpusat di satu lokasi? " Apa jadinya kalau suporter dari seluruh negeri ngumpul jadi satu hanya untuk mendapatkan tiket? Belum lagi dengan jadwal penukarannya yang juga bermasalah?
Ah.. daripada ngomongin yang negatif terus, mending kita positive thinking & tentu-nya juga be do'a agar timnas ke depan akan mampu meraih prestasi tertinggi dan PSSI bisa menjelma jadi badan pegurus sepakbola yang professional yang mampu mengemban misi memajukan dunia sepakbola di Indonesia serta menjadikannya satu kebanggaan nasional.

15 December 2010

WinFF Video Converter Ubuntu

WinFF  adalah converter video dengan antarmuka grafis yang tersedia untuk mesin Ubuntu/Linux maupun win. Mendukung multi format untuk konversinya. 
Untuk kita yang menggunakan ubuntu (khususnya 10.10) dengan mudah cukup masuk ke menu Applications, Ubuntu Software Center. Pilih Get Software, Sound & Video, Pilih WinFF

ubuntu software center
apabila kita menggunakan distro lainnya bisa kita download dan lihat disini jo.

Saat kita telah berhasil menginstall pada komputer, segera jalankan, pilih file(s) yang akan kita convert, tentukan jenis output video dan beberapa pilihan lainnya. Secara visual, WinFF ini tidaklah sulit untuk dipahami, jadi tinggal operasikan saja. Oia ketika melakukan konversi, WinFF akan membuka jendela terminal yang menunjukkan proses konversi video sedang berjalan. Biarkan saja dan tunggu sampai proses konversinya selesai. Itu ditandai dengan kita disuruh untuk memencet tombol enter untuk keluar dari terminal tersebut.
Ni visual-nya jo...
WinFF



proses conversi, biarkan tetap terbuka sampai prosesnya selesai




14 December 2010

Merubah Background Theme GDM Dengan Ubuntu Tweak

Cara mudah untuk melakukannya adalah dengan perintah berikut :

sudo add-apt-repository ppa:tualatrix/ppa
sudo apt-get update                                
sudo apt-get install ubuntu-tweak            

Setelah Ubuntu Tweak terinstall, kemudian jalankan. Browse ke Login Settings dan klick Unlock Button dan isikan password yang diminta.
isi password-nya

Kemudian klick pada login screen yang sedang aktif untuk merubahnya.


ubuntu tweak

Kita tinggal klck dan browse gambar background dan juga logo sesuai selera kita. Nah ketika semua udah sesuai selera, kita close ubuntu tweaknya, terus logoff... sepertinya udah ada perubahan.. di login screen-nya..;)  betul?

Dan kita bisa ber eksperiment dengan fitur lain dari ubuntu tweak ini. Ayo.. dicoba jo...

13 December 2010

Merubah Theme Default/Splash Image Grub Ubuntu 10.10

Ubuntu Maverick Meerkat 10.10 menggunakan grub2 yang memungkinkan kita untuk merubah tema default yang hitam putih itu, dengan tampilan yang lebih segar.

Langkah-langkahnya

sudo apt-get install grub2-splashimages   

File hasil download-nya disimpan ke

/usr/share/images/grub/  

atau

/usr/share/images/desktop-base/


Untuk mengeceknya ketikkan :

ls /usr/share/images/grub/


Isinya mungkin seperti ini

/usr/share/images/grub


dengan visual seperti ini :

visual /usr/share/images/grub

Kemudian edit file /etc/grub.d/05_debian_theme dengan

sudo gedit /etc/grub.d/05_debian_theme


Cari kalimat  ini :


WALLPAPER=”/usr/share/images/desktop-base/moreblue-orbit-grub.png”

dan ganti dengan file dan path pilihan kita, misalnya :

WALLPAPER=”/usr/share/images/grub/Windbuchencom.tga”



Kalau kita mau merubah warna text bisa kita rubah bagian ini :


COLOR_NORMAL=”black/black”
COLOR_HIGHLIGHT=”magenta/black”



Simpan perubahan dan keluar dari editor. Selanjutnya untuk menyimpan perubahan pada sistem/grub, ketikkan perintah


sudo update-grub  


Nah untuk hasilnya... mendingan coba aja dulu dah.. hehe biar penasaran dikit ;)

Show Path Nautilus File Explorer

Singkat aja.

Ni caranya biar di nautilus kita menunjukkan path, lokasi aktif folder kita :

Saat telah terbuka nautilus-nya (file explorer), tekan kombinasi Ctrl+L 


Udah ;)

02 December 2010

Upgrade XAMPP

Apabila paket upgrade tersedia, maka sebaiknya kita mengupgrade xampp daripada fresh install xampp

Download paket upgrade-nya, misal kita ambil dari sini. Pastikan kita mendownload paket yang sesuai (upgrade-nya) dari versi yang sedang kita gunakan saat ini, sebab kalau tidak maka kita akan pesan error.

Extract arsip paket upgrade yang telah kita download tadi 

tar xvfz xampp-linux-upgrade-x.x.x-y.y.y.tar.gz

Proses Upgrade, setelah mengxtract paket, dengan hak administrator atau root

xampp-upgrade/start 

Setelah itu, dilayar mungkin kita akan mendapatkan...


Stopping XAMPP for Linux 0.9.6...
XAMPP: Stopping Apache...
XAMPP: Stopping MySQL...
XAMPP for Linux stopped.

Upgrading 0.9.6 to 0.9.7...
Installing new files...
Upgrading existing files...
patching file lampp/etc/httpd.conf

Successfully upgraded XAMPP.
XAMPP: Starting Apache...
XAMPP: Starting MySQL...
XAMPP started.


Setelah proses selesai, maka xampp secara otomatis akan start / restart dan kita bisa menghapus direktori upgrade-nya.

30 November 2010

Install XAMPP for Linux di Ubuntu

XAMPP for Linux


Install XAMPP for Linux Step by Step


File Download tersebut memiliki size sekitar 64 MB


xampp-linux-1.7.3a.tar.gz Apache 2.2.14, MySQL 5.1.41, PHP 5.3.1 & PEAR + SQLite 2.8.17/3.6.16 + multibyte (mbstring) support, Perl 5.10.1, ProFTPD 1.3.2c, phpMyAdmin 3.2.4, OpenSSL 0.9.8l, GD 2.0.1, Freetype2 2.1.7, libjpeg 6b, libpng 1.2.12, gdbm 1.8.0, zlib 1.2.3, expat 1.2, Sablotron 1.0, libxml 2.7.6, Ming 0.4.2, Webalizer 2.21-02, pdf class 009e, ncurses 5.3, mod_perl 2.0.4, FreeTDS 0.63, gettext 0.17, IMAP C-Client 2007e, OpenLDAP (client) 2.3.11, mcrypt 2.5.7, mhash 0.8.18, eAccelerator 0.9.5.3, cURL 7.19.6, libxslt 1.1.26, libapreq 2.12, FPDF 1.6, XAMPP Control Panel 0.8, bzip 1.0.5, PBXT 1.0.09-rc, PBMS 0.5.08-alpha, ICU4C Library 4.2.1
MD5 checsum: 89c13779cf6f0925d5c1c400d31a1cc3
Upgrade 1.7.2 ke 1.7.3.a KIta bisa memilih paket ini bila ingin mengupgrade XAMPP

  • Step 2: Installation
Setelah download selesai, maka xtracklah file tadi dengan perintah :

sudo tar xvfz xampp-linux-1.7.3a.tar.gz -C /opt

Apabila kita telah memeiliki installasi XAMPP sebelumnya, maka hal ini akan mereplace installasi tersebut. Setelah proses selesai, maka XAMPP telah terinstall pada direktori /opt/lampp

  • Step 3: Start
Untuk memulai XAMPP kita bisa dengan mengetikkan perintah berikut :

/opt/lampp/lampp start

maka dilayar akan muncul hasil eksekusi tersebut seperti...

Starting XAMPP 1.7.3a...
LAMPP: Starting Apache...
LAMPP: Starting MySQL...
LAMPP started.

Artinya Apache dan MySQL telah berjalan.

  • Step 4: Test

Untuk mengecek apakah proses tersebut benar-benar berhasil, maka bisa kita lakukan dengan  mengetikkan

http://localhost

pada internet browser kita.

Untuk keamanan, maka setelah selesai installasi, di terminal ketikkan perintah berikut :

/opt/lampp/lampp security

yang keluar mungkin seperti berikut ( tinggal  atur ini itunya disana.. ;)  ) :

XAMPP: Quick security check...
XAMPP: Your XAMPP pages are NOT secured by a password.
XAMPP: Do you want to set a password? [yes] yes (1)
XAMPP: Password: ******
XAMPP: Password (again): ******
XAMPP: Password protection active. Please use 'lampp' as user name!
XAMPP: MySQL is accessable via network.
XAMPP: Normaly that's not recommended. Do you want me to turn it off? [yes] yes
XAMPP: Turned off.
XAMPP: Stopping MySQL...
XAMPP: Starting MySQL...
XAMPP: The MySQL/phpMyAdmin user pma has no password set!!!
XAMPP: Do you want to set a password? [yes] yes
XAMPP: Password: ******
XAMPP: Password (again): ******
XAMPP: Setting new MySQL pma password.
XAMPP: Setting phpMyAdmin's pma password to the new one.
XAMPP: MySQL has no root passwort set!!!
XAMPP: Do you want to set a password? [yes] yes
XAMPP: Write the passworde somewhere down to make sure you won't forget it!!!
XAMPP: Password: ******
XAMPP: Password (again): ******
XAMPP: Setting new MySQL root password.
XAMPP: Setting phpMyAdmin's root password to the new one.
XAMPP: The FTP password for user 'nobody' is still set to 'lampp'.
XAMPP: Do you want to change the password? [yes] yes
XAMPP: Password: ******
XAMPP: Password (again): ******
XAMPP: Reload ProFTPD...
XAMPP: Done.
(1) Dengan Setting password, maka halaman demo XAMPP pada http://localhost/xampp akan menggunakan password tadi. User name-nya 'lampp' gitu jo..

26 November 2010

Tips : Root Dengan Nautilus / File Explorer Ubuntu

Seringkali kita bingung untuk menggunakan nautilus / file explorer dalam ubuntu sebagai root. Misalnya kita ingin membuat suat folder atau hal lain yang memerlukan hak administrator.
Ada beberapa cara untuk menggunakan hak administrator itu :

Di terminal ketik sudo su (misalnya)

atau kalau ingin benar-benar menggunakan nautilus kita bisa mengetiknya sebagai berikut

sudo nautilus


terminal
nautilus sebagai root
Oia.. saat kita berlaku sebagai root, maka default-nya nautilus akan tampil tanpa make-up.... alias simple. Nah jo.. gitu aja dah :) posting yang ringan-ringan aja sambil nunggu waktu pulang kerja ;)

25 November 2010

Backup Ubuntu Dengan SBackup

Data komputer adalah sesuatu yang vital, karena disana kita menyimpan data-data penting kita. Sayangnya oleh suatu hal, data-data tersebut bisa saja hilang/rusak.Karena alasa tersebut, maka backup adalah salah satu ide yang bagus. Kalau kita menggunakan linux / ubuntu, salah satu yang bisa kita jadikan alat backup adalah SBackup. Selain mem backup dia juga bisa merestore data secara sederhana alias mudah jo.. :)

SBackup

SBackup adalah solusi backup untuk ubuntu yang memungkinkan kita  membackup file dan direktori dan pengaturan lainnya. Hasil dari backup ini bisa kita simpan di komputer lokal, external media maupun dalam direktory / komputer remote.

Install SBackup

Diterminal cukup kita ketikkan
sudo apt-get install sbackup
isikan password administrator yang diminta seperti biasa.

Di Ubuntu 10.10 bisa kita akses dari Applications, Accessories,Simple Backup-Configuration & juga Applications, Accessories,Simple Backup-Restoration sesuai keperluan kita.

Keterangan :

General

Aturan umum tentang SBackup meliputi  penentuan waktu backup, Format kompresi backup dsb
General
Include
Adalah lokasi direktori yang akan dibackup
include
Exclude
Definisi, path, tipe file dsb.
Exclude
Destination
Adalah penentuan lokasi dimana kita akan menyimpan hasil backup-nya
Destination

Schedule
Adalah pengaturan untuk menentukan waktu backup
Schedule
Purging
Tentang perlakuan terhadap backup lama/yang telah dilakukan. Aturlah sesuai dengan keinginan kita, apakah akan menghapus atau membiarkannya (default)
Purging
Apabila semua pengaturan telah sesuai, maka saatnya kita melakukan backup dengan meng-klik menu Tools, Make BAckup Now atau bisa juga dengan icon-nya (gambar harddisk).

Restore Backup
Untuk melakukan restore dari backup yang telah kita lakukan, maka kita bisa memilih menu Accessories,Simple Backup-Restoration. Pilihlah file backup yang ingin kita restore.

:)


Menampilkan Icon Trash Di Desktop Ubuntu

Umumnya saat kita menginstall ubuntu, pada desktopnya tidak muncul icon trash. Nah bagaimana kalau kita ingin menampilkan icon trash (kotak sampah) di desktop ubuntu kita?



Trikny jo..

Tekan kombinasi tombol ALT+F2 ketik gconf-editor


*gconf-editor adalah Gnome Configuration Editor

Cari pada key

apps\nautilus\desktop
app/nautilus/desktop

Pada sisi sebelah kanan checklist trash_icon_visible

atau kalau perlu juga lakukan hal yang sama pada volumes_visible
udah jo.. :)

Ni view-nya jo..
Desktop 

19 November 2010

FTP Server - Client

FTP adalah suatu protokol transfer file untuk pertukaran file melalui basis TCP/IP. Dalah hal ini ada 2 bagian yang berpengaruh yaitu FTP Server dan FTP Client. Dimana FTP server adalah menjalankan software untuk memberi layanan tukar menukar file ketika mendapatkan permintaan dari FTP Client. Sedangkan FTP Client ada;ah komputer yang meminta koneksi ke FTP Server untuk pertukaran file/data. Ketika telah terhubung, maka client dapat mendownload, upload, men-delete/hapus dll sesuai aturan yang diterapkan oleh ftp server (permission).

Tujuan dari FTP server diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. sharing data
  2. menyediakan tempat penyimpanan bagi user
  3. transfer data yang efisioen
  4. menjadi remote penyimpanan data komputer

Contoh FTP Client yang bisa kita install di Ubuntu adalah :

File Zilla

Cara installnya, dari terminal cukup kita ketikkan :

sudo apt-get install filezilla

Filezilla

Gftp, banyak digunakan pada sistem unix dan bisa juga di Mac OSX, menyertakan GUI (dg utility GTK+) dan juga CLI (Command LIne Interface).
Cara Install di ubuntu

sudo apt-get install gftp
gftp
Fireftp, adalah sebuah crossplatform FTP client untuk Mozilla Firefox. Bisa didownload dari : http://fireftp.mozdev.org/

Sitecopy

Install sitecopy di ubuntu

sudo aptitude install sitecopy

Dan masih banyak lainnya :)

14 November 2010

Mudah Install VLC PLayer di Ubuntu

Ternyata dah lama banget ga update blog ini :( kasian banget dech. Tp bukannya ingin menelantarkannya loh.. cuma emang kemarin agak-agak sibuk ( atau menyibukkan diri) yah? :)) ah nevermind.. Pokoknya malem ini mau update. Yang ringan-ringan aja, sekaligus my first update dari Ubuntu 10.10

VLC Player, salah satu player favoritku. "It plays everything!" ya seperti itu mungkin slogannya. Tapi kenyataannya ini adalah salah satu player yang bagus. Memang saat kita install ubuntu disana udah ada media player juga totem, tapi.. ah pokoknya ini aku suka dah.

Proses Install :

1. Pastikan komputer terkoneksi dengan jaringan internet

2. Ketikkan di terminal #sudo apt-get install vlc
Ketikkan sudo apt-get install vlc di terminal

3. Isikan password yang diminta, dan tunggu sejenak sampai proses download dan setup-nya selesai.

4. Ok.. Selesai prosesinya, buka dari menu Applications, Sound & Video , VLC media player.


5. Silahkan menikmati pertunjukkannya..

VLC saat memeinkan file mp3
 6. Atur beberapa parameter, dan jangan lupa bikin playlist yah? Atur juga equaliser, video dan... ah banyak.. silakan di explore aja dah... :))

Ini beberapa screenshot yang bisa diambil dengan Take Screenshot Ubuntu 10.10

About
Atur ini sesuai selera
VLC Play Video


Penasaran dengan format media yang di suport VLC ? check disini

09 November 2010

10 Fenomena Antariksa


1. Tabrakan Antar Galaksi

Ternyata galaksi pun dapat saling memakan satu sama lain. Yang lebih mengejutkan adalah galaksi Andromeda sedang bergerak mendekati galaksi Bima Sakti kita, dan gambar di atas itu adalah simulasi tabrakan antar galaksi.

 

2. Quasar

Quasar tampak berkilau di tepian alam semesta yang dapat kita lihat. Benda ini melepaskan energi yang setara dengan energi ratusan galaksi yang digabungkan. Bisa jadi quasar merupakan black hole yang sangat besar sekali di dalam jantung galaksi jauh. Gambar ini adalah quasar 3C 273, yang dipotret pada 1979.

02 November 2010

install microsoft loopback adapter windows 7

tidak hanya cukup mencari add hardware di control panel.
di windows 7 ternyata harus ada penambahan khusus untuk mencari add hardware tersebut.
. cari cmd di start menu klik kanan run as administrator
. tulis hdwwiz.exe
. maka akan muncul wizard add hardware
. instal manual
. cari microsoft
. microsoft loopback adapter
. next n finish

semoga membantu

26 October 2010

About Me

I am, an ordinary people, come from Kebumen. Where is it? just open your google earth... :)) Nowdays I lives at Bekasi and moves to Jakarta 5 days a week.

I love blogging and postings any articles on my blog. Ubuntu is my favorite operating system so I love to write articles about it. This blog as my media for sharing and learning any usefull information. Almost content here are my experience with GNU/Linux, especially ubuntu and the rest come from internet.


 Your mind is the mirror of you 

If you want to share anything with me, please mail me at joherujo@gmail.com  and if you will make donation ( ha..ha..ha... :))  just kiding) I'll please you to make contact with me before.

Thanks for  visiting my blog, a little place :) . A blog for learning and sharing.

25 October 2010

natrium benzoat

siapa sangka hanya dengan uang 500 rupiah saja, kita bisa kehilangan jutaan rupiah.
bahan kimia ini memang jarang kita temui secara langsung.
ibarat maya dan kasat mata. memang begitulah adanya.
memang kita tak pernah tau ada dmana saja bahan berbahaya ini terkomposisi.
oleh karena itu marilah kita sama-sama melihat smua komposisi pada semua produk yang akan kita konsumsi

27 September 2010

Selamat Ulang Tahun XII google


Tadi pagi-pagi sekali saat aku buka browser dan terpampang disana
satu sajian yang tidak biasanya. Meski biasanya juga tidak monoton apa yang ditampilkan di halaman mukanya.
Sebuah tampilan homepage dengan gambar kue ulang tahun lengkap dengan lilin menyala. Sejenak sempet berfikir..."apa maksudnya?" setelah selidik-punya selidik... ternyata si empunya homepage... google  merayakan ultahnya yang ke 12 pada hari ini *27 September .
Sebagai salah seorang pengidola layanan google, ngga salah kalau aku ikut mengucapkan "Selamat Ultah XII google, moga ke depan akan mampu menghadirkan layanan-layanan terbaiknya".

Do you need these?

09 September 2010

Selamat Idul Fitri 1431 H

Selamat Idul Fitri 1431 H

Artist in Holiday

The stars do not sing carols and next to the fireplace as before. The cliché Christmas tree full of gifts has been replaced by pristine beaches and sun.

Celebrities like marriage Douglas-Zeta Jones suitcases filled bikinis and sarongs to celebrate the New Year in Saint Barth island, super chic destination, super expensive and super everything. Penelope Cruz and his family also chose the island to enjoy a few days of rest, certainly he deserved promotion after Back (film which is nominated for a Golden Globe). Another couple who agreed on the island was Eddie Murphy has taken his new girlfriend, Tracey Edmonds, to enjoy the warmth while his ex, Mel B, who is expecting twins, has had a so atypical year as it has been these days moved house in Los Angeles.
If you have long teeth with envy not worry and start saving now, and perhaps to dismiss this 2007 as the famous, though paying $ 3000 a night. How to sing carols family does not sound so bad?

06 September 2010

Review Amazon Kindle



On Saturday I received the latest generation Amazon Kindle. Until now I had refused to get an e-reader due to the high prices they commanded. But with the announcement of a Wi-Fi-only Kindle for just $139, I decided to take the plunge.
Unlike with a lot of Amazon deliveries where the size and quality of the packaging you receive seems quite random, in the case of the Kindle the shipping box has been designed especially. A thick cardboard exterior keeps the Kindle safe, while inside is a plastic shell holding all the accessories and documentation, as well as the device itself, in place.

When you open the case the Kindle is the first thing you see. On the back and front of the device is a clear plastic sheet to ensure you receive it in perfect condition. What you see on the screen of the Kindle looks to be a sheet of paper telling you what to do first. This turns out to be the actual display showing just how good E Ink screens are at looking like a piece of paper.

Lifting out the Kindle reveals a quick start guide. Rather than a booklet, it’s a 6-page fold-out sheet giving you information on getting started, connecting your Kindle to a Wi-Fi network, and of course how to buy and read books.

Underneath the quick start guide is a combination USB cable and plug. Amazon has cut down on your need to carry around two cables by doing this. The Kindle is charged over USB when plugged into a computer, but the inclusion of a plug end means it can also be charged when away from your PC. Very useful.

Now lets look at what the Kindle has to offer in terms of connectivity and the overall look and feel.

The unit itself is tiny. If you have a standard DVD case to hand pick it up and you are holding something that’s almost the same width and height (check out the top image in this post), but double the thickness of the Kindle. In the hand it is very light, and you appreciate the additional case length where the keyboard is located so it can be easily held without your thumbs infringing on the screen.
There are no ports on the Kindle case except for along the bottom edge. Here you have a mini-USB port for both data and power, a headphone socket, volume control, and power switch. The power switch is a slider allowing you to sleep, wake-up, shutdown, and power-up the unit. Putting the Kindle to sleep, waking it up, and turning it on are all achieved with a quick swipe, but powering down requires holding it for 7 seconds. You can also reset the unit with a 15 second hold if you run into problems.

The front of the case is dominated by the 6-inch display. Either side of the screen are two navigation buttons for going forward and backward between pages. Amazon has made the forward navigation button much larger as this is predominantly what you’ll be using when reading a book.
Below the screen is a QWERTY keyboard as well as a 5-way navigation pad, Menu, Home, and Back buttons. It’s the 5-way you’ll be using the most to navigate menus, books, the web, etc.

On the back of the Kindle there’s the logo and two speakers located at the top of the device. The plastic case on the back also has a softer, more grippy finish to it. From extended use I can see why Amazon chose to do this. Not only does it make the Kindle feel more secure in your hands, but it also stops your fingers sweating as can happen on a typical standard shiny-plastic casing.

Now on to the most important aspect of the Kindle–the screen. I have always been a bit suspicious of the claim reading on an E Ink display is very close to paper. While it’s easy to tell the difference between the two, after extended use I can’t fault the Kindle’s display for readability. It’s viewable in all light conditions without the problems commonly associated with a typical LCD display. What’s also surprising is the detail possible in this latest generation.
When you sleep the Kindle it brings up a random image of well-known people or objects. I’ve included one such example below:

My camera really doesn’t do the screen justice. Rest assured black and white images are crisp and the Kindle can produce very deep blacks. The same is true of text which really helps the reading experience.
As for the reading and interface experience, Amazon has a great system in place. On boot up you see the main menu screen with your last seven books listed, as well as access to archived items, dictionaries, the user guide, and of course a link to the Kindle Store. As your list of books grows you can not only archive them, but form collections to allow easy grouping of related works. How they are related is entirely up to the reader.
As well as collections there’s the ability to save Clippings such as articles from a newspaper. Additionally you can create notes and add bookmarks making it easy to navigate to a specific point and add information around what you are reading.

There’s a wide range of options when viewing a book. Decide on portrait or landscape screen rotation, text size, typeface, line spacing, and words per line. This is enough to make any reader, with any quality of eyesight, happy. You also have the option of text-to-speech with a robotic male or female voice, but this is limited based on whether the publisher of a particular book has allowed it to be included.

These options are reduced when viewing PDFs, and only allow for different size screen magnification, five contrast settings, and screen orientation. On the PDF I was viewing, typeface, line spacing, words per line, and text-to-speech were all disabled.
Text-to-speech is actually one of three experimental features the new Kindle has. The other two are MP3 playback and a web browser. MP3 playback is on a par with a cellphone in terms of quality through the two speakers on the back of the Kindle. Plug headphones in and you get a better audio experience. There doesn’t seem to be any control over music playback, though. It starts and you listen to the tracks in the order they were added to your Kindle (by date).

Although your Kindle could double as an MP3 player, the limited internal memory (4GB, not expandable) and control over your music makes it an option most people won’t consider. However, if you want to concentrate while you read then uploading an album full of tracks means you can read while listening and shut the world out. Definitely a nice option to have.
Finally there is the experimental web browser which I have only used a few times. Although capable, this would not be my first choice for surfing the web. If you need to look up some textual information quickly then the rendering of pages is surprisingly fast (as has already been proven), but if you want to do anything other than read a website then your options are very limited. Images will be rendered, but video is out of the question due to the limitations of the screen.

Much like the MP3 player, web browsing is a nice option to have for very light use. It does bode well for the future though, and if Kindle gets a color version, and the ability to playback video, then it could be a key new feature. The fact Amazon is experimenting with it in a production unit means we can expect more from this feature in the future.
Overall, as someone who opened the Kindle box with a large amount of suspicion as to how useful this device would be, I am now convinced e-reader devices do have a place on everyone’s list of gadgets. Discussions as to how tablet devices threaten the e-reader market are right to be had, but this is a very different device to a tablet. It’s tiny, does not need charging very often, and is very easy on the eyes when reading.
This is a very focused device. It is meant for reading books and nothing else. Other features, experimental or not, are secondary. In that area it excels and does replace the paperback novel. In a lot of cases it’s as light or lighter than a book, the reading experience is on a par, but you can have hundreds of books stored in this single device.
As someone who reads a lot of technical books I was worried how it would handle page layouts. If the book supports Kindle-friendly formats then you have no issue. For PDFs the default view may make the text too small, but the page and contrast options make even the most difficult layouts easy to cope with. Add in the fact you can use the free Calibre application to convert most book formats to Kindle, and there really is little content that won’t read well on this device.
I think the price is still a little high, but not so high that the mass market won’t consider it. Drop the price down to $100 and I’d be a lot happier, and the paperback market would be in serious trouble. If you are considering an e-reader then I don’t think there is a better option at the moment.