30 December 2011

Hollywood's romance with India in 2011

Actors, singers, models, DJs -- 2011 saw a barrage of international celebrities like Tom Cruise, Lady Gaga, Shakira and Paris Hilton making inroads into India, reaffirming the blurring lines between the Hollywood and Bollywood worlds.

Shutterbugs kept clicking throughout the year, as celebrities kept trickling in one after the other, either for business or mere leisure.
The actors footfall started with X-Men star Hugh Jackman's visit in March 2011, and Tom Cruise rounded up the year with his Mission Impossible: Ghost Protocol co-star Paula Patton in tow, here. Jackman attended the FICCI-FRAMES 2011 and Cruise became one of the first international A-listers to attend his movie premiere in the country.
Among other actors, names like Judi Dench, Rowan Atkinson, Kiefer Sutherland, Liev Schreiber, Naomi Watts, Josh Hartnett, Elizabeth Hurley, Heather Graham and Michelle Yeoh, and Patton came cruising down to India for work commitments.
In March, Hartnett came down on a 30-day schedule for Singularity, which happens to be Indian actress Bipasha Basu's debut Hollywood project. They shot around Bhopal.
Inception director Nolan was here in May to shoot at Jodhpur's Mehrangarh Fort for his movie The Dark Knight Rises.
Veteran actress Dench, who now plays M in the James Bond franchise, too was among the international entourage that came and shot in the country. She shot in Jaipur with Maggie Smith, Tom Wilkinson and Bill Nighy for The Best Exotic Marigold Hotel.
Commenting upon her India visit Dench told an international magazine: "I'd never been to India before, but, my God. I want to go back. I'd read E.M. Forster saying once you go to India and your life is never the same and I wrote it in the back of my diary. I didn`t know how much that would apply."
British actress-model Elizabeth Hurley accompanied her latest beau, cricketer Shane Warne to support him at the Indian Premier League (IPL) matches. While American actress Camilla Belle was here to promote her film, Indo-Canadian venture Speedy Singhs, produced by Bollywood actor Akshay Kumar.
Mr.Bean Atkinson was spotted at the Formula 1 event, and was even seen in the Pink City. In November, Schreiber and Sutherland couldn't escape shutterbugs despite a hush-hush shooting schedule in old Delhi, for filmmaker Mira Nair's movie based on Mohsin Hamid's novel The Reluctant Fundamentalist. Schreiber's partner, actress Naomi Watts, visited Jaipur with her mother Miv, her two kids and friend Georgia.
Yeoh came to India with director Luc Besson for the screening of her film The Lady at the International Film Festival of India (IFFI), and Graham was also seen at the film extravaganza. Yeoh later attended the inaugural F1 Indian Grand Prix.
While many see the cultural exchange as a promising trend, actor-filmmaker Rajat Kapoor feels the visits of foreign stars is a wee bit over hyped in India.
"Oh My God Tom Cruise is coming to India, OMG Gerard Butler loves Priyanka Chopra, OMG Imogen Heap thinks Hindi is a melodic language.......Oh my God white people love us. White people love Bollywood! We are blessed! We have arrived!! Oh please.. ," Kapoor once tweeted.
But actor Kanwaljeet Singh said: "People have watched their films since childhood, and some people watch more of foreign cinema..so for them, they are stars. What's the problem in that? Now if someone like Robert De Niro comes to India, of course we will try to go and meet him and try to shake hands with him. What's so bad about it? We admire them."
Socialite heiress Paris Hilton too came down to launch her line of handbags in the country, and said: "I had been wanting to come to India for a very long time because it is an incredible market. But I just didn't get time before."
Singers and musicians were not far behind either.
In March, Senegalese-American singer Akon regaled his desi fans. Akon, who joined hands with superstar Shah Rukh Khan for the Hindi chartbuster Chhammak challo, brought in his birthday at a huge "party" full of fans in Gurgaon, and later performed in Bangalore.
American rapper and singer, Flo Rida, best known for the chartbuster single Right round from the movie The Hangover was here for a quick visit, and performed for fans in Pune and Bangalore, in September.
In October, several other musicians thronged the nation. If international DJs Roger Sanchez, Edward Maya and Tom Navy performed at the after-parties of the Formula One after-party of the Airtel Grand Prix of India, the cherry on the top was Grammy award-winner Lady Gaga's performance on the day of the finale.
Gaga also promoted her album Born This Way in the capital, and made her first appearance before the media in a tricolour hairdo, and sported Indian designer Naeem Khan's outfit.
What also created buzz was the first-ever performance by heavy metal band Metallica. For most fans, the event in Gurgaon turned out to be a dampener after the concert was cancelled last minute due to "technical issues". However, for those who caught the show in Bangalore, had no reason to complain.
In the following month, Hips don't lie singer Shakira flew all the way to perform at a private birthday bash of a real estate tycoon K.P. Singh in Udaipur. British musician Imogen Heap was also here to perform for fans in New Delhi and Pune.
American rapper Pitbull came down on his maiden tour, a three-city affair, in December, and others who added jazz to the nation was Bob Sinclar.

Cara membuat LiveUSB Backtrack 5


Pernah dengar yang namanya Backtrack? Kalo kalian suka dengan dunia hitam tentang hacking, pasti sudah tau dengan distro yang satu ini. Backtrack versi 5 adalah distro turunan Debian yang memang dikhususkan untuk user-user yang suka dengan hacking dan cracking. Terdapat lebih dari 300 tool hacking yang terinstall secara default disini. Mulai dari teknik arp-spoofing, mail spammer, sampai dns spoofing, bisa dilakukan. Gila ga tuh? :D

Nah, pada tutorial kali ini saya akan membagikan Cara membuat LiveUSB Backtrack 5 pada kalian. Karena saya juga penasaran dengan distro yang satu ini :D

Dan berikut step-by-step Cara membuat LiveUSB Backtrack 5 :

1. Download dulu unetbootin nya

2. Format flashdisk kalian, lalu jalankan Unetbootinnya. Kalo enggak bisa dijalankan, sepertinya filenya belum di beri akses executable. Jalankan perintah ini :

$ chmod +x unetbootin-linux-549

Kemudian coba buka kembali aplikasinya.

3. Setelah aplikasinya bisa dijalankan, pada bagian distribution pilih Backtrack dan pada kolom Version, pilih 4f. Pada bagian disk image, pilih iso dan silahkan di browse letak file isonya.





4. Setelah itu klik OK dan tunggu hingga proses pemburningan selesai.





5. Pilih Reboot Now





Semoga bermanfaat :)

28 December 2011

Cara install Packet Tracer di Ubuntu 11.04


Kalau saya ditanya, apa aplikasi simulator jaringan favoritmu? Sudah pasti saya akan menjawab Packet Tracer. Selain interfacenya yang sederhana, penggunaannya yang mudah, aplikasi ini juga sangat lengkap. Manfaatnya untuk kegiatan sekolah saya dalam memperdalam ilmu jaringan juga banyak sekali.
Nah, bagi kalian yang ingin menginstallnya di ubuntu, ikuti cara saya berikut. :D

Cara install Packet Tracer di Ubuntu 11.04

1. Download dulu filenya disini. Cukup besar lho ukurannya, jadi bagi yang internetnya lelet pas-pasan harap bersabar :p.

2. Abis itu supaya mudah, letakkan file PacketTracer53_i386_installer-deb.bin nya di folder home kalian aja.

3. Ketikkan perintah berikut supaya filenya bisa di jalankan.

$ sudo chmod +x PacketTracer53_i386_installer-deb.bin

4. Sekarang baru install deh Packet Tracernya.

$ sudo ./PacketTracer53_i386_installer-deb.bin

Nanti akan muncul persetujuan untuk membaca EULA, tekan enter saja.

Click to Reveal!:




Tekan enter terus hingga EULA nya habis dan muncul pertanyaan seperti dibawah ini. Kemudian tuliskan yes.

Click to Reveal!:





Tunggu hingga proses penginstalan selesai. Untuk menjalankan Packet Tracernya, kalian bisa buka lewat Menu > Applications > Internet > Cisco Packet Tracer

Click to Reveal!:





Semoga bermanfaat :)

Cara mengubah login screen di Linux Mint 11 Katya


Tampilan Linux Mint memang bagus dan elegan. Tampilannya yang benar-benar berasa mint rasanya sudah tak perlu untuk di otak-atik lagi. Tapi yang namanya manusia, pasti memiliki sifat bosan. Nah, apabila kalian merasa bosan dengan tampilan login screen linux mint yang seperti di bawah ini, tenang aja kalian bisa menggantinya kok. :D

Click to Reveal!:





Caranya gimana? Gampang. Buka dulu terminal, lalu ketikkan baris perintah ini :

$ sudo cp /usr/share/applications/gnome-appearance-properties.desktop /usr/share/gdm/autostart/LoginWindow/

Setelah itu logout dan nanti akan muncul jendela Appearance seperti gambar dibawah ini. Nah disitu tinggal kalian edit deh, mulai dari wallpapernya, tema dan fontnya.

Click to Reveal!:



Kalo udah puas, silahkan kalian log in kembali dan ketikkan perintah berikut supaya jendela Appearance itu ga muncul-muncul lagi nantinya.

$ sudo unlink /usr/share/gdm/autostart/LoginWindow/gnome-appearance-properties.desktop

Selesai deh. Dan ini tampilan login screen Linux Mint saya. :D

Click to Reveal!:



Semoga bermanfaat :)

26 December 2011

Routing NAT di Debian squeeze


Rasanya udah lama ga posting tentang Debian, dan tadi pas buka lagi mau mraktekin eh sayanya udah agak-agak lupa -__- Untungnya masih ada tutorial-tutorial yang saya simpen dulu waktu mau ikut LKS, akhirnya bisa lagi deh :D Nah, sekarang mumpung masih inget saya mau membagikannya kepada kalian cara routing NAT di Debian squeeze.

Kali ini kita enggak memerlukan install apa-apa lagi karena iptables sudah terinstall secara default di Debian squeeze ini. Langsung aja ya..

1. Pastikan dulu kalau tidak ada routing yang telah dilakukan di komputer kalian. Cek dengan perintah ini :

# iptables -t nat -L

Pada contoh gambar dibawah ini, komputer saya sudah pernah di routing sebelumnya. Cara menghapusnya adalah dengan perintah berikut :

# iptables -t nat -D POSTROUTING 1

Ayo klik aku :D:




2. Edit file sysctl.conf untuk memperbolehkan mem-forward paket data.

# nano /etc/sysctl.conf

Tekan ctrl + w lalu ketikkan kata kunci ip_forward. Nanti akan ketemu baris yang bertuliskan #net.ipv4.ip_forward=1. Hilangkan tanda pagar di depannya sehingga tampak seperti gambar di bawah ini :

Ayo klik aku :D:




Save dan tutup filenya.

3. Sekarang lakukan perintah-perintah dibawah ini secara berurutan :

# iptables -t nat -A POSTROUTING -j MASQUERADE
# iptables-save > /etc/network/iptables.conf
# echo "iptables-restore < /etc/network/iptables.conf" >> /etc/network/if-up.d/iptables
# chmod +x /etc/network/if-up.d/iptables


Ayo klik aku :D:




4. Selanjutnya mengedit file /etc/network/if-up.d/iptables untuk memberikan bash scriptnya agar skrip ini bisa berjalan.

# nano /etc/network/if-up.d/iptables

Diatas baris iptables-restore tambahkan kode #!/bin/bash seperti gambar dibawah ini :

Ayo klik aku :D:



5. Restart komputer kalian.

Nah, sekarang waktunya untuk pengetesan. Anggap topologi jaringannya adalah seperti berikut :

laptop------router------server


Ini gambar test ping dari laptop ke server

Ayo klik aku :D:




Dan ini gambar test ping dari server ke laptop

Ayo klik aku :D:



Yap, selesai sudah :D

Semoga bermanfaat :)

25 December 2011

Review Kubuntu 11.10 yang begitu mempesona


Setelah semalaman suntuk saya mendownload iso Kubuntu 11.10 Oneiric Ocelot, akhirnya siang ini saya berkesempatan untuk mengetestnya di Laptop saya. Ya review-review gitu lah. Sebenernya udah lama saya ingin menjajal Kubuntu ini. Karena sejak dulu saya sudah terpesona dengan indahnya desktop KDE. Apalagi setelah melihat skrinsut-skrinsut seperti dibawah ini :







Keren kan? Bening-bening gimanaa gitu. :D

Akhirnya saya pun langsung memburning isonya menjadi liveUSB dan menjalankannya di mesin saya. Tampilan awal saat live session berjalan sudah langsung membuat saya tersepona. Indah sekali. Windows 7 pun kalah jauh kalo menurut saya :p
Proses penginstallan berjalan semudah menginstall ubuntu dan berjalan lumayan cepat. Saya juga tidak mengalami kendala berarti hingga penginstalan selesai.



Setelah komputer restart, proses bootingnya ternyata sangat cepat. Dan coba lihat deh tampilan plymouthnya. Waw, elegan :D




Dan ini tampilan Lightdm nya. :D



Ini tampilan Desktopnya, sungguh cantik :)



Nah, dari sini saya yang agak sedikit kaku. Selama ini jujur, saya tidak pernah menggunakan Desktop Environment lain selain GNOME dan UNITY. GNOME dan UNITY sendiri juga menggunakan aplikasi yang 99% sama. Sedangkan di KDE ini ternyata aplikasi defaultnya berbeda. Seperti file manager di GNOME yang menggunakan Nautilus, di KDE menggunakan Dolphin. Pemutar musik di GNOME menggunakan Rhytmbox atau Banshee, di KDE menggunakan Amarok. Ubuntu Software Center nya juga berubah menjadi Muon Software Manager. Kalo untuk urusan game, KDE hanya membawa satu, yaitu Ksolitaire. Dan aplikasi Photo Editing favorite saya, GIMP juga tidak disertakan secara default. Untuk aplikasi officenya, Libre Office masih menjadi pilihan sama seperti di Ubuntu dan Linux Mint. Tapi overall, gapapa lah. Toh ini hanya membutuhkan sedikit penyesuaian. Fungsi dan kemampuan aplikasi-aplikasinya sama aja kok.

Seluruh hardware saya dapat terkenali dengan baik dan compiz juga berjalan lancar. Dan alhamdulillah, untuk laptop sekelas seperti saya yang memiliki RAM 2GB, Processor Core i3 dan VGA sebesar 1GB, KDE masih cukup ringan untuk dijalankan. Ini membuat saya puas, karena kabarnya KDE ini jauh lebih berat dibandingkan dengan GNOME atau UNITY.

Testing terakhir yang saya lakukan adalah menilai seberapa cepat proses shutdown si Kubuntu ini. Dan hasilnya tidak terlalu mengecewakan kok. Sedikit lambat dibandingkan Ubuntu 11.10 dan Linux Mint 12, tapi masih lumayan cepat. Hanya memakan waktu sekitar 15 detik.

Yap, overall saya puas dengan Kubuntu 11.10 ini. Dan semoga ini bisa menjadi patokan bagi kalian yang ingin menginstall Kubuntu 11.10 juga. :) Oh iya, ada seorang teman saya dari forum ubuntu indonesia yang membuat sebuah review juga tentang Kubuntu 11.10 ini. Kalo kalian berminat membacanya, kalian bisa mengunduhnya disini. Sedangkan untuk mendownload iso Kubuntu 11.10, kalian bisa Download Kubuntu 11.10 disini

SCREENSHOT GALLERY









































Semoga bermanfaat :)

24 December 2011

Cara ngeroot Samsung Galaxy Young


Kalian sudah tau kan kalo Android itu adalah sistem operasi yang berbasis Linux? Nah oleh karena itu, di dalam Android juga ada yang namanya root, home, dan lain-lain layaknya distro-distro Linux yang lainnya. Perintah-perintah dasar Linux seperti su (super user), cd (change directory), dan ls (list) juga berfungsi disini. Keren ya? Padahal ini hape lho :D
Nah, lalu apa fungsi dari ngeroot Android? Jawabannya adalah ya itu tadi, karena Android adalah Linux. Dalam dunia Linux, user yang paling tinggi di dalam hierarki nya adalah root. Jadi jika kalian sudah mendapat hak akses root atau super user ini, maka kalian bebas untuk mengotak-atik filesystem yang terdapat di dalam Android ini.

Langsung aja deh, sebenarnya cara ngeroot Samsung Galaxy Young ini sangatlah mudah. Gini step-stepnya :

1. Download dulu file update.zip nya disini
2. Letakkan file tersebut di sdcard kalian. Ingat, di sdcard kalian, JANGAN di letakkan di dalam folder.
3. Matikkan Handphone kalian, kemudian nyalakan ke dalam mode recovery. Caranya gimana bro? Tekan tombol power + tombol home screen + tombol volume up secara bersamaan seperti gambar dibawah ini.



4. Kalo sudah masuk ke mode recovery, ada pilihan apply update from sdcard (lihat gambar dibawah yang nomor 1). Pilih yang itu. Oh iya, dalam mode recovery ini touchscreen kalian tidak berfungsi. Jadi untuk naik turunnya gunakan tombol volume, dan untuk memilih gunakan tombol home screen.

5. Cari file update.zip nya, lalu pilih itu. Nanti akan ada proses patch sebentar, dan kalian akan kembali ke menu utama.

6. Setelah itu pilih reboot system now(lihat gambar dibawah yang nomor 3).


7. Saat handphone kalian sudah nyala kembali, coba cek di menu apakah ada aplikasi yang bergambar tengkorak seperti gambar dibawah ini.


Kalo ada berarti selamat, kalian telah berhasil ngerooting Samsung Galaxy Young kalian :D

Click to Reveal!:

nb : melakukan rooting seperti ini akan menyebabkan kehilangan garansi handphone kalian dan tutorial ini juga tidak menjamin keberhasilannya. jika terjadi sesuatu, maka kami tidak akan bertanggung jawab. so, do it with your own risk!



Semoga bermanfaat :)

Domain baru dot tk


Alhamdulillah, ilmu nambah lagi. Kemaren baru belajar yang namanya domain-domain gitu, dan Alhamdulillah blog ini sudah memiliki domain baru yaitu catatanlinuxku.tk :D. Yah, walaupun ini cuma domain gratis dan sistemnya juga masih domain forwarding (karena saya masih belum mempunyai web hosting sendiri), tapi gapapa lah. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah karna semata-mata untuk kenyamanan pengunjung. Kan, bukankah lebih mudah untuk mengingat catatanlinuxku.tk daripada catatanlinuxku.blogspot.com?

Sekali lagi domain catatanlinuxku.tk adalah domain forwarding. Jadi kalian masih bisa mengakses yang domain catatanlinuxku.blogspot.com. Lalu muncul pertanyaan, kenapa enggak bloggernya aja yang dijadiin web hostingnya? Jadi domainnya utuh menggunakan catatanlinuxku.tk. Kalo seperti diatas itu kan nanggung. Jawabannya adalah saya takut :D Saya masih belum siap untuk kehilangan popularitas blog saya di Google. hehe Jujur, usaha saya untuk meningkatkan SERP dan untuk mendapatkan 200 pengunjung per hari di blog ini itu lumayan berat. Kalo untuk mengulangnya dari awal? huff :D

Yah, akhir kata semoga hal ini dapat menjadi batu loncatan blog ini di masa depan. Amiin :)

23 December 2011

Cara download video dari Youtube menggunakan Clipgrab di Ubuntu


Ada banyak cara untuk mendownload video-video Youtube di Ubuntu, dan di google juga sudah banyak yang bahas. Nah, kali ini saya mau sekedar share aja nih aplikasi favorit saya untuk mendownload video-video dari Youtube. Nama aplikasinya adalah Clipgrab. Aplikasi ini udah cukup powerful kalo menurut saya. Karena portabel, bisa search video, dan bisa preview videonya dulu.

Nih Screenshotnya :

Click to Reveal!:



Click to Reveal!:



Click to Reveal!:



Aplikasinya bisa di download disini. Ga perlu diinstall lagi, tinggal klik 2x aja filenya, langsung kebuka deh. :D

Semoga bermanfaat :)

Install Mozilla Firefox 9 dan Google Chrome 16 di Ubuntu dan Linux Mint


Sudah lama rasanya saya tidak menggunakan Mozilla Firefox sebagai browser pilihan untuk berselancar di internet. Lho kenapa? Karena lemot dan suka ngelag-ngelag gitu. Gatau kenapa deh. Pilihan pun jatuh ke Google Chrome yang menurut saya sangat ringan dan cepat + bebas ngelag.
Dan kemaren saya lagi iseng-iseng nyoba ngeliat versi-versi terbaru dari kedua browser tersebut. Ternyata Firefox sudah masuk ke versi 9 dan Chrome sudah versi 16. Dan ternyata apa? Firefox saya ternyata masih versi 3.6. -__- pantesan ngelag mulu. Yang Google Chrome juga lumayan jadul, yaitu versi 15.
Tanpa lama-lama lagi, akhirnya saya putuskan untk langsung mengintallnya. Berikut cara Install Mozilla Firefox 9 dan Google Chrome 16 di Ubuntu dan Linux Mint :

Firefox


Untuk Ubuntu 11.04 dan 11.10/Linux Mint 11 dan 12

$ sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-mozilla-security/ppa
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install firefox


Untuk Ubuntu 10.04 dan 10.10/Linux Mint 9 dan 10

$ sudo add-apt-repository ppa:mozillateam/firefox-stable
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install firefox



Chrome


Download paketnya dulu disini. Kemudian install dengan mengklik 2x file tersebut sehingga langsung otomatis terinstall lewat Ubuntu Software Center atau GdeBi Package Installer.

Atau kalo mau lewat terminal bisa menggunakan perintah ini :

$ sudo dpkg -i google-chrome-stable_current_i386.deb


Pas saya testing, gila, manteb banget ini. Kedua-duanya jauh lebih cepat, smooth, dan pastinya bebas ngelag :D Kalian juga harus mencobanya yaa.

Semoga bermanfaat :)

Sumber :
tahutek.net

21 December 2011

Gaudeamus igitur

lagu penyambutan wisudawan and senat from: wikipedia


Latin Indonesia
Gaudeamus igitur
Juvenes dum sumus.
Post jucundam juventutem
Post molestam senectutem
Nos habebit humus.
Mari kita bersenang-senang Selagi masih muda. Setelah masa muda yang penuh keceriaan Setelah masa tua yang penuh kesukaran Tanah akan menguasai kita.

20 December 2011

Cara repair initramfs ERROR di Ubuntu


Dirumah, selain laptop saya juga memiliki sebuah komputer Pentium 4 yang masih menggunakan Ubuntu 10.10. Suatu hari komputer saya itu mengalami masalah. Awal ceritanya adalah saat saya lagi enak-enak browsing sambil dengerin lagu ungu di rhytmbox, eh tiba2 komputer saya ngehang tanpa sebab. Saya tunggu, 5 menit.... 10 menit... teteep aja begitu. Akhirnya saya putuskan untuk merestartnya secara paksa. Tapi apa yang terjadi? Ubuntunya tidak bisa booting dan malah muncul pesan kayak gini :

mount: mounting /dev on /root/dev failed: No such file or directory
mount: mounting /sys on /root/sys failed: No such file or directory
mount: mounting /proc on /root/proc failed: No such file or directory
Target filesystem doesn't have /sbin/init.

No init found. Try passing init= bootarg
BusyBox v1.13.3 (Ubuntu 1:1.13.3-1ubuntu11) built-in shell (ash)
Enter 'help' for a list of built-in commands

(initramfs)


Waduh, bahaya nih. Bisa gaswat kalo komputer ini rusak, soalnya komputer ini yang make adalah kakak saya. Akhirnya terpaksa booting ke windows xp bajakan milik saudara. Colok modem dan langsung guling-guling sana sini (googling maksudnya :p). Sekitar 10 menit nyari tutorial kesana-kemari, akhirnya dapet juga, dan berikut adalah penyelesaian yang berhasil saya rangkum dari berbagai sumber.

PERTAMA

Masukkin CD Ubuntu 10.10 kemudian jalankan sebagai liveCD. nb: pake CD Ubuntu 9.10 juga bisa kok.

KEDUA

Saya cek dulu file system linux saya ada diposisi mana,

$ sudo fdisk -l

Disk /dev/sda: 40.0 GB, 40020664320 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 4865 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk identifier: 0x7c8e7c8e


Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 1 1913 15366141 7 HPFS/NTFS
/dev/sda2 1914 4098 17550307+ f W95 Ext'd (LBA)
/dev/sda5 1914 4098 17550276 7 HPFS/NTFS


Disk /dev/sdb: 40.0 GB, 40020664320 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 4865 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk identifier: 0xe758e027


Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sdb1 * 1 4866 39081952+ 7 HPFS/NTFS


Disk /dev/sdc: 40.0 GB, 40020664320 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 4865 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk identifier: 0x14f9d0db


Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sdc1 1 243 1951866 82 Linux swap / Solaris
/dev/sdc2 244 1702 11717632 83 Linux
/dev/sdc3 1703 4866 25410561 5 Extended
/dev/sdc5 1703 4866 25410560 83 Linux


Jangan kaget kalo yang tampil banyak banget. Soalnya komputer saya harddisknya ada 3. :D
nah ketemu tuh, instalan linux saya ada di sdc2 yang saya beri warna merah.

Langkah selanjutnya adalah dengan mengetik mantra berikut :

$ sudo e2fsck -C0 -p -f -v /dev/sdc2

Click to reveal:

Keterangan :

e2fsck adalah program untuk memeriksa dan memperbaiki file sistem ext (ext2, ext3, ext4).

C = harus menggunakan huruf besar
0 = angka nol
-p = "preen" : otomatis repair
-f = "force" : memeriksa file sistem
-v = "verbose" : setelah pengechekan dan repair selesai akan menampilkan hasilnya


Berikut hasil milik saya setelah perintah diatas :

ubuntu@ubuntu:~$ sudo e2fsck -C0 -p -f -v /dev/sdc2

143323 inodes used (29.33%)
116 non-contiguous files (0.1%)
173 non-contiguous directories (0.1%)
# of inodes with ind/dind/tind blocks: 0/0/0
Extent depth histogram: 128769/53
758644 blocks used (38.84%)

0 bad blocks

1 large file

109714 regular files
18031 directories
61 character device files
26 block device files
0 fifos
549 links
15468 symbolic links (14390 fast symbolic links)
14 sockets

--------

143863 files
ubuntu@ubuntu:~$


KETIGA

Restart komputernya dan komputer saya pun telah sukses masuk lagi ke desktop Ubuntu Maverick. :D

Nah kira-kira seperti itulah cara saya mengatasi atau memperbaiki No init found. Try passing init = bootarg yang diakibatkan karena komputer mati secara mendadak/paksa.

Oh iya buat tambahan, kalo kalian ingin tau apa saja perintah yang dapat digunakan dalam e2fsck, ketikkan pada terminal seperti ini :

empol@antet:~$ e2fsck -h
e2fsck: invalid option -- 'h'
Usage: e2fsck [-panyrcdfvtDFV] [-b superblock] [-B blocksize]
[-I inode_buffer_blocks] [-P process_inode_size]
[-l|-L bad_blocks_file] [-C fd] [-j external_journal]
[-E extended-options] device

Emergency help:
-p Automatic repair (no questions)
-n Make no changes to the filesystem
-y Assume "yes" to all questions
-c Check for bad blocks and add them to the badblock list
-f Force checking even if filesystem is marked clean
-v Be verbose
-b superblock Use alternative superblock
-B blocksize Force blocksize when looking for superblock
-j external_journal Set location of the external journal
-l bad_blocks_file Add to badblocks list
-L bad_blocks_file Set badblocks list

empol@antet:~$


Mungkin ini adalah artikel yang sudah lama atau sudah bisa dibilang basi, tapi yaa namanya berbagi apa salahnya dong? Sekali lagi maaf apabila ada yang kurang berkenan. :)

Semoga bermanfaat :)

Sumber :
Notes Facebook saya