28 February 2011

Install GParted 0.8 Ubuntu

Posting akhir bulan neh...

15 Pebruary kemarin GParted telah merilis versi terbaru yaitu GParted 0.8. Dalam release terbaru GParted (Gnome Partition Editor) dengan antarmuka Grafis ini bisa digunakan untuk :
  • Membuat Partisi
  • Reorganizing Partisi
  • Menghapus Partisi Hardisk
  • Resize Partisi
  • Ada Data Resque (Lihat menu Device | Attemp Data Rescue )

GParted

Untuk data detilnya silakan lihat disini jo

Install GParted 0.8 di Ubuntu

Untuk menginstallnya kita bisa mendownload GParted 0.8.0.deb berikut :





Konon, untuk bisa digunakan dalam resque data atau lost partition, kita membutuhkan paket "gpart" yang kebetulan ada di repository ubuntu. Disini jo  Klick Yes saja pada pertanyaan yang ada, isi pasword root dan tunggu saja proses installasinya, kemudian close jika sudah selesai.
Install additional software 'gpart' klick install

Kalau mau menggunakan text command, bisa dengan perintah ini :

sudo apt-get install gpart

Oiya jo.. itu tadi sekedar menginstall dependency doang, bukan menginstall GParted-nya ya.. jadi untuk menginstall GParted 0.8 gunakan saja file  hasil download kita tadi. Tinggal double klick aja dan ikuti instruksi installasinya kok. Kan paketnya dalam .deb.

Kalau sebelumnya kita telah memiliki GParted versi yang lebih lama, misal 0.6.x maka secara default sistem akan menawarkan upgrade ke GParted 0.8.0 ini.

Opsi Upgrade


Untuk menjalankan programnya Klick System | Administration | GParted Partition Editor. Nanti jangan kaget kalau kita diminta untuk mengisi pasword root, karena GParted ini masuk dalam ranah administrator alias root.

27 February 2011

Upgrade Ubuntu 10.10 Ke 11.04

Ubuntu adalah salah satu distro yang cepat dalam merealease tiap versinya. Kita tahu, dalam setahun ubuntu mengeluarkan release sebanyak dua kali. Dan setiap release  tersebut bisa kita download dari situsnya. Sudah menjadi berita umum bahwa ubuntu mengeluarka releasenya pada bulan April dan Oktober.

Hal itu pula yang dijadikan kode seri releasannya. Misal, Ubuntu 9.04 adalah ubuntu 9 yang release pada bulan April (04) dan terakhir kemarin adalah Ubuntu 10.10 yang merupakan ubuntu 10 yang releasenya pada bulan Oktober (10).

Untuk versi anyar nanti Ubuntu 11.04 kita pastikan akan release pada bulan April (04). Bagi yang ingin menggunakan release tersebut, dari ubuntu 10.10 kita bisa meng-upgrade-nya dengan cara :

Upgrade Ubuntu 10.10 ke Ubuntu 11.04 :

Desktop

Pencet kombinasi tombol ALT+F2 dan pada command box yang muncul ketikkan 

"update-manager -d

ALT+F2 ketik update-manager -d
(tanda "" nya jangan diketik ya jo... hehe ).

Maka update manager akan memberitahu ke kita bahwa "New distribution release '11.04' is available". Klick upgrade dan ikuti saja instruksinya.
Update Manager Realease Baru
Bagi yang saat ini menggunakan ubuntu 10.10 Maverick, dan mencoba untuk meng-update OS nya sebelum release resmi April nanti muncul, maka di layar akan ada peringatan seperti ini :

Attention Upgrade

Server

Ketikkan perintah :

sudo do-release-upgrade -d;

upgrade server.. ikuti saja prosesnya

Kemudian ikuti saja instruksi yang ada dilayar. Yap, moga sukses ya jo..

26 February 2011

Auto Hide Panel

Secara default, ubuntu yang hadir dengan Gnome Desktop, saat kita install maupun dalam live cd memiliki dua panel. Katakanlah sebagai
  1. Panel Atas
  2. Panel Bawah
Nah kadang kita ingin agar, panel-panel tersebut tidak selalu tampak dilayar dengan alasan agar tampilan desktop kita lebih luas, misalnya... Karena itulah kita kemudian mengatur agar panel tersebut tersembunyi.

Caranya mudah saja. Eit.. mungkin ada diantara kita yang demen dengan perintah teks, makanya tidak salah kalau kita melakukan itu dengan text command. Tidak cuma menggunakan klick kanan, pada panel, kemudian milih properties dan pilih lagi auto hide :)
Panel Properties

Untuk yang pengin menggunakan perintah berbasis text, coba ketikkan ini :

Untuk panel atas :


gconftool-2 --set --type bool /apps/panel/toplevels/top_panel_screen0/auto_hide true

gconftool-2 --set --type integer /apps/panel/toplevels/top_panel_screen0/auto_hide_size 0

Untuk panel bawah :

gconftool-2 --set --type bool /apps/panel/toplevels/bottom_panel_screen0/auto_hide true

gconftool-2 --set --type integer /apps/panel/toplevels/bottom_panel_screen0/auto_hide_size 0

25 February 2011

Linux Untuk Anak-anak

Saya belum pernah dengar ( minimal hingga sampai saat ini ) ada pengembang sistem operasi non linux yang dengan sengaja mengembangkan sistem yang diperuntukkan bagi anak-anak. Bagaimana dengan Anda? Pernah dengar?

Oke, kita tidak perlu membahas OS untuk anak-anak yang non linux. Toh blog ini juga bahasannya dikhususkan lebih ke linux dan open source. Dan kebetulan saya sendiri pernah menginstall salah satu distro yang dibangun untuk bisa digunakan oleh anak-anak.

Salah satu tujuannya tentunya memberikan pembelajaran dan pengenalan GNU/Linux pada anak-anak. Tentunya dengan desain dan materi yang telah disusun agar dapat mudah dipahami oleh anak-anak.
Qimo Desktop


Tentu disini, saya tidak bisa mengulas distro GNU/Linux tersebut secara lengkap. Tapi point yang ingin saya ambil dari postingan kali ini adalah adanya kesadara dari komunitas pengembang GNU/Linux terhadap pembelajaran dan pengenalan komputer khususnya yang bersenjatakan GNU/Linux sebagai sistem operasinya.

Beberapa disto GNU/Linux yang children friendly diantaranya adalah :

1. Qimo for Kids

Qimo for Kids  adalah satu distro Linux untuk anak yang berbasis Ubuntu. Target dari distro ini adalah anak-anak dengan usia 3+ tahun. Dalam distro ini disertakan berbagai macam permainan/game yang cocok untuk anak-anak, antar muka yang mudah dimengerti, ikon berukuran besar. Diharapkan dengan demikian anak-anak tidak akan mengalami kesulitan saat mengoperasikannya.

2. Sugar: K-6

Sugar yang berbasiskan Fedora khusu didesain untuk anak-anak. Untuk dapat digunakan pada laptop dalam program One-Laptop-Per-Child (OLPC) . Distro ini ditargetkan untuk anak usia 6 tahun, memberikan pengalaman baru untuk anak-anak, udah digunakan, memiliki kemampuan dalam hal pemrograman dan pembelajaran dalam komputer desktop. Seperti distro GNU/Linux umumnya, yang ini juga bisa dicustomize menurut selera usernya.

3. Edubuntu

Edubuntu merupakan distru turunan ubuntu, yang menargetkan untuk digunakan oleh anak-anak usia 3th - 18 th. Targetnya antara lain untuk digunakan pada sekolah tingkat dasar. Distribusinya memiliki 3 tema
  • Young
  • Plain
  • Default
Disamping itu juga memiliki desktop yang umum. Desktop environtment yang digunakan adalah Gnome. Aplikasi yang disertakan antara lain :
  • OpenOffice.org
  • KDE Edutainment Suite [ aplikasi untuk anak usia 3 - 18 th ]
  • Gcompris [menyertakan aplikasi untuk anak-anak, seperti nursery/kindergarten]

4. LinuxKidX

LinuxKidX  menyasar target anak usia 2 - 15 tahun. LinuxKidX adalah turunan dari distribusi Slackware

LinuxKidX

  • KDE sebagai desktop environment.
  • KStars ( virtual planetarium)
  • Kalzium (Tabel Element)
  • KTouch (tutorial mengetik)
  • KGeography
  • KWordQuiz
  • ChildsPlay
  • dll

5. Foresight for Kids: Usia 3 to 12

Foresight for Kids 
  • Gnome
  • Tuxpaint
  • Tuctyping
  • Gcompris
  • Tux of Math Command
  • Super Tux
  • Super Tux Card
  • Foobillard
  • GNU Chess
  • Nibbles
  • Frozen Buble
  • Super Mario
  • Chronicles
  • F-Spot {hoto Manager
  • Firefox
  • Banshee
  • Pidgin
  • Totem Movie Player

6.Doudou Linux: Ages 2 and Up

Doudou Linux  berbasis debian 5 yang stabil serta tentunya memiliki repository dari debian ini sehingga kita dimudahkan dalam hal install aplikasi tambahan yang diperlukan.
Desktop environtment-nya telah dimodifikasi untuk mudah digunakan oleh anak-anak. Aplikasi nya :
Doudoulinux

  • Child's Play
  • GCompris
  • adventure
  • arcade
  • board
  • card
  • logic
  • games olahraga
  • Geography
  • Kanagram
  • Hangman
  • KLetters
  • Empathy
  • Web Browser Epiphany

Dari hal tersebut diatas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa linux :

  • Komunitas/pengembang GNU/Linux memilikikepedulian pada anak-anak
  • GNU/Linux memiliki  didesain yang cocok untuk digunakan oleh anak-anak
  • Memiliki range usia pada tingkat anak-anak
  • Pembelajaran dan pengenalan GNU/Linux untuk anak-anak
  • Memberi pengalaman khusus untuk anak-anak dalam penggunaan komputer

24 February 2011

Loving Ubuntu Linux

Ubuntu has always had its critics, but it remains the most popular personal Linux distribution of them all.

I have been using Ubuntu for several years ago. Actually for the first time  used GNU/Linux ubuntu not as first choice. Someday from computer magazine, I have read an article about alternative computer operating system. The name was Linux.
Linux, then I  was interested with the name. Lovely, simple and so curious. Then I was gone to book store, hunt some books as my reveral for the linux installation. I was very happy when my friend give me a piece of linux distribution CD. But.. I have no way installed it. It was in japanese language. One reason why do I want to have linux distribution installed on my computer. It's not free. But.. over then free.. Linux is freedom.
Then I have some experience with linux, when I was found an   internet cafe at Bandung. This cafe was used linux as their operating system I knew that linux only an alternative choice because the early this cafe has used win as the operating system. After the government make some operation to control an illegal software, the cafe chooce linux.
Ok, finally I used linux.. It was beauty and different with the system before, but I have no difficulties to operate the computer. Next year I have a linux distro installation CDROM and I was succeess installed it on my old computer with Celeron 800 MHz and RAM 128 MB + 40 GB Hdd.  No need superb hardware. It was nice and different experience when operating linux on the computer.
Then I move on another place. At the new place with the new job, I used linux. Pure linux on the computers. The distro was Zencafe 1.4  A complete distro for used as internet cafe operating system.
With linux I loves try another distro, like :
  • fedora
  • suse
  • linux mint
  • RHEL (Rethat Enterprise)
  • PCLinux OS
  • Puppy Linux
  • DSL
  • BlankOn
and the others. 
Finally I loves to ubuntu. With the first was used ubuntu 6.04 Drapper Drake. Then ubuntu become my favorite distro. I used ubuntu on the home and office. I don't care when the other uses aother famous and comercial OS with many  bugs and Mac OS desktop. But sure.. with ubuntu I have find the enjoyable linux distribution.
It's user friendly, complete package, stable and always new with update and upgrade every 6 month, community, suport, . With the free distribution. It's really free. I have a request CD and  directly sent to my house.
Now I have ubuntu 10.10 maverick installed on the PC and will upgraded to 11.04 next month.

Updated! Administrasi Sistem Dengan Ubuntu Control Center ( UCC )

Ubuntu Control Center adalah sebuah aplikasi seperti Mandriva Control Center yang bertujuan untuk memudahkan dalam pengorganisasian sistem, konfigurasi tool dari distribusi ubuntu. Mungkin mirip dengan Ubuntu Tweak yah?

UCC menggunakan aplikasi asli ubuntu, dan juga menggunakan dari pihak ketiga seperti :
  • Hardinfo
  • Boot-up Manager
  • Gufw
  • Startup_manager
  • jstest-gtk
  • Font-manager
  • vga-switchero kernel 2.6.35

UCC merupakan aplikasi yang bagus dalam mengorganisasikan sistem dalam satu tempat dengan mengelompokkan item-item kedalam satu kategori, sehingga aplikasi ini dapat digunakan oleh user dengan mudah

Sala satu keuntungan dari penggunaan aplikasi ini adalah kita tidak harus mencari opsi dan seting dari menu ubuntu. Buka UCC dan klick pada opsi yang ada untuk mengaktifkan/mengatur ubuntu kita. Pastinya jauh lebih mudah dong...
UCC - Ubuntu Control Center

Untuk bisa menggunakan UCC ini langkah yang harus kita lakukan adalah :

1. Download dan install Font-manager


wget http://font-manager.googlecode.com/files/font-manager_0.5.5-4_i386.deb
sudo dpkg -i font-manager_0.5.5-4_i386.deb

2. Download dan install Jstest-gtk


wget http://ucc.googlecode.com/files/jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb
sudo dpkg -i jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb

3. Install hardinfo yang ada di repository ubuntu


sudo apt-get install hardinfo

4. Install Ubuntu Control Center


wget http://ucc.googlecode.com/files/ucc_051_i386.deb
sudo dpkg -i ucc_051_i386.deb

Untuk menjalankan aplikasi ini, klick menu Application | System Tools | Ubuntu Control Center

Amati bagian perbagiannya, sebelum melakukan konfigurasi.

Pada sisi kiri aplikasi ( kategori ) ini terdiri dari :

  1. Software Management
  2. Hardware
  3. Network and Internet
  4. System
  5. Local Disks
  6. Personal preference

Klick pada kategori tersebut, maka opsi yang ada akan muncul pada bagian kanan aplikasi UCC ini jo...

BONUS

Ini sekedar tambahan, karena ada beberapa yang menanyakan kenapa "wget http://ucc.googlecode.com/files/jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb" filenya no longer anymore alias sudah tidak ada lagi? Hiks.. saya sendiri langsung mencobanya dan ternyata benar begitu. Karena penasaran, akhirnya saya googling mencari file jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb dan ternyata ada beberapa lokasi tempat file tersebut mangkal. Jadi sebagai gantinya kita ambil dari sana.

Download jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb dengan wget :

wget -c http://archive.getdeb.net/ubuntu/pool/apps/j/jstest-gtk/jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb

Install dengan :

sudo dpkg -i jstest-gtk_0.1.0-1~getdeb1_i386.deb

Dengan web browser Download ucc_051_i386.deb setelah selesai downloadnya, kemudian dari terminal menujo lokasi hasil download tadi.

Install dengan :

sudo dpkg -i ucc_051_i386.deb

Demikianlah, jawaban sekaligus revisi dari artikel ini dikarenakan adanya perubahan struktur pada situs penyedia aplikasi yang diperlukan, sehingga harus kita cari alternatifnya.

Untuk temen-temen yang menanyakan pada saya baik langsung maupun via komen disini, saya ucapkan terimakasih. So keep blogging and learning :)

23 February 2011

Realtime Sunlight Earth Wallpaper

Kemarin kita sudah pernah membahas tentang xPlanetFX yang merupakan salah satu rendering wallpaper. Kali ini ada wallpaper semacam itu juga. Saya sebut sebagai Realtime Sunlight Earth Wallpaper.

My Desktop + Sunlight Earth Wallpaper

Mirip seperti xPLanetFX, tapi yang ini cenderung merender Sunlight / cahaya matahari pada bumi. Ketika kita mengaktifkannya, maka wallpaper kita akan berganti dengan image dari Realtime Sunlight Earth Wallpaper ini.

Pada menunya kita bisa memilih 6 opsi berbeda, yaitu :
  • Mercator
  • Peters
  • Mollweide
  • Equirectangular
  • Dawn to dusk
  • Moon Phase

Untuk melihat perbedaannya, secara visual pada aplikasinya telah bisa kita pahami.

Oke, cara installnya ? Dari terminal ketikkan perintah :


sudo add-apt-repository ppa:realtime.sunlight.wallpaper/rswsudo apt-get install gtk-sunlight
sudo apt-get update


Tunggu saja masing-masing prosesnya hingga selesai, maka kita akan dapat menjalankannya dari

Application | Accessories | Real-time Sunlight Wallpaper
Sunlight Earth Wallpaper

22 February 2011

Install Banshee (Default Music Player Untuk Ubuntu 11.04)

Banshe dalam release ubuntu 11.04 Natty Narwal akan menggantikan peran Rhytmbox sebagai default music player. Nah sebelum kita mendapatkan release resmi dari ubuntu 11.04 bulan April nanti, ga ada salahnya kita coba untuk mengenal player yang satu ini.
Tampilan Banshee. Check it!!

Install Banshee

Disini saya gunakan ubuntu 10.10 Maverick. Sebenarnya banshee ada dalam repository ubuntu. Kita bisa menginstallnya dengan ini. Tapi ubuntu memilih untuk tidak meng-update aplikasi tersebut, sehingga ada kemungkinan kita mendapatkan update yang lama.

Untuk menginstall banshee dengan update terbaru, coba kita gunakan cara ini :

Buka dan edit file sources.list dengan perintah


sudo gedit /etc/apt/sources.list

Masukkan key berikut:

Untuk 10.10

deb http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu maverick main
deb-src http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu maverick main

Untuk 10.04


deb http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu lucid main
deb-src http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu lucid main

Untuk 9.10


deb http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu karmic main
deb-src http://ppa.launchpad.net/banshee-team/ppa/ubuntu karmic main

Kemudian update source list kita dengan


sudo apt-get update

Setelah selesai, install banshe dengan perintah :


sudo apt-get install banshee

Untuk menjalankan Banshee, kita bisa meng-klick menu Application | Sound & Video | Banshee Media Player
About Banshee
Untuk detil tentang banshee ini, ada di postingan saya Sekilas Tentang  Ubuntu 11.04. Baca juga ya? ;)


21 February 2011

Konvert Web Page Ke Dokument PDF

Pernahkan suatu ketika kita bingung ingin menyalin suatu halaman web, ke dalam bentuk teks atau dokumen? Bisa saja kita gunakan  jurus CoPas ke Aplikasi Office, misalnya. 

Hm.. begitu ya? Saya rasa itu bukan cara yang "nikmat" untuk kita lakukan, apabila telah mengetahui tips ini. Mengkonvert Halaman Web Kedalam Dokumen PDF. 

Kenapa begitu? Karena sebenarnya cara ini jauh lebih efektif dan masuk akal, plus hemat waktu karena praktis.

Oke, langsung praktek saja, begini jo..
  1. Buka halaman website yang akan kita ambil dokumennya
  2. Setelah semua dimuat sempurna oleh browser, ketikkan kombinasi tombol Ctrl + P
  3. Saat muncul dialog printing, pilih saja print to file, .PDF
  4. Atur beberapa opsi yang ada sesuai selera
  5. Klick print dan tunggu prosesnya beberapa saat sampai selesai
  6. Oke, kita telah mendapatkan filenya
Printer Dialog, atur opsi yang ada sesuai selera kita
 Simple kan jo ? Lebih simple prakteknya daripada teorinya :D

20 February 2011

Mengganti Gnome Screensaver Dengan Xscreensaver Di Ubuntu

Xscreensaver merupakan koleksi screensaver standar pada distribusi linux dengan  X11 Windows System. Xscreensaver memiliki 2 hal penting yaitu :

  • Memiliki koleksi screensaver dalam jumlah banyak
  • Memiliki kemampuan untuk mengunci screen dan juga blanking / membuat tampilan layar blank
Konfigurasi xscreensaver

Remove gnome-screensaver

Untuk meremove gnome-screensaver gunakan perintah berikut :


sudo apt-get remove gnome-screensaver


Install xscreensaver

Untuk menginstall xscreensaver gunakan perintah berikut :

sudo apt-get install xscreensaver


Untuk mengatur supaya xscreensaver berjalan dengan menjalankan xscreensaver daemon, gunakan perintah berikut :

xscreensaver -nosplash

Kita bisa melihat demo ataupun konfigurasi xscreensaver pada menu System | Preferences | Screensaver

Meng-konfigurasi sistem standby, suspend, screen off

Untuk  melakukan itu, kita harus menyertakan xscreensaver -nosplash pada waktu startup, dari menu System | Preferences | Startup Application, klick add "xscreensaver -nosplash" pada bagian command

Untuk mengaktifkan / meng-enable-kan semua screensaver, gunakan perintah berikut dari terminal :

sudo apt-get install unicode-screensaver xscreensaver-gl-extra rss-glx xscreensaver-data-extra

19 February 2011

Exploring Rhytmbox - Curhat

Rhytmbox, sebenarnya player yang tidak asing untuk pengguna linux, khususnya ubuntu seperti saya. Sebuah player yang berkualitas. Mampu memberikan sesuatu yang berkualitas pula. Banyak feature yang disandangnya.


Saya sendiri sering menggunakannya untuk memainkan musik. Bahkan saat terkoneksi dengan internet, kita bisa mendapatkan (misalnya) lirik lagu yang sedang kita putar. Hal ini ada di pengaturan plugin-nya. Aktifkan saja pengaturan Song Lyric dari menu Edit, Plugins.
Where are you Now?

Selain itu, saat kita memilih IM Status, maka lagu yang kita putar secara otomatis akan menjadi Status dari Instant Messenger kita. Saya gunakan apa yang ada aja dari ubuntu 10.10 yaitu empathy. Sebuah IM yang komplet. Benar-benar komplet.

IM status seperti ini akan muncul di teman kita juga

Sebenarnya, pada posting ini saya cuma ingin sedikit curhat. Rasa hati yang gundah ini setelah cukup lama ga bisa mendengar suara-Mu. Sure I miss you. Kemarin saat bulan purnama hati ini makin gundah. Jangankan menikmati indah dan dinginnya udara malam itu. Yang ada hanya perasaan yang dalam banget. Ingin bisa dengan-Mu. Ingin bisa aku bicara banyak hal.
Rhytmbox - Myplaylist
 Andai kau baca yang ini, please.. mengertilah I miss you. 


Sekilas Tentang Ubuntu 11.04 Natty Narwall

April nanti Ubuntu 11.04 akan release, dan tentunya kita akan bisa segera mendapatkan paket terbaru dari distro linux populer ini. Ubuntu 11.04 menyanding nama Natty Narwall.

Desktop Ubuntu 11.04

Saya sendiri telah mencobanya untuk menginstall release 11.04 Alpha di virtualbox. Kalau ada yang penasaran, silakan manuju ke TKP dan langsung aja klick link downloadnya di halaman tersebut. Meskipun belum semua feature  bisa diperoleh dari installasi tersebut, tapi yang mungkin bisa kita dapatkan bocorannya :D adalah sebagai berikut :

1. Unity Desktop

Pengguna ubuntu akan memperoleh pengalaman baru dari desktop baru ini. Sebenarnya desktop ini telah diperkenalkan pada release ubuntu 10.10 Netbook edition. Satu hal yang perlu kita ketahui adalah bahwa unity ini akan menggunakan Compiz window manager dan ada semacam indikator applet yang disertakan. Kita juga dimungkinkan untuk dapat menghapus, menyusun dan menambahkan shortcut  aplikasi dari sisi kiri navigation bar.

2. Banshee Sebagai Pemutar Musik Default

Hal ini berarti  peran rhytmbox digantikan oleh banshee. Hiks.. padahal kita udah lama mengandalkan rhytmbox sebagai music player. Hehe.. ga perlu sedih jo.. karena banshee memiliki sisi positiv sebagai pemutar musik, misalnya :

  • Mendukung MP3 Amazon
  • Video Suport
  • Suport Audiobooks untuk library dan metadata yang tidak dimiliki oleh rhytmbox

3. Libre Office Menggantikan Peran Open Office

Tidak hanya rhytmbox yang digantikan perannya oleh banshee, dari sektor aplikasi office-pun, kini Libre Office menggantikan peran yang selama ini diemban oleh Open Office . Mungkin diantara kita telah ada yang pernah atau sedang menggunakan Libre Office.. duh sayang saya belum sempat bikin tips untuk Libre Office :(

  • Libre Office merupakan aplikasi perkantoran yang bebas dan bisa didownload serta diinstall geratis.
  • Memiliki dukungan hingga 30 bahasa.
  • Antar muka yang user friendly akan mampu mempermudah operator dalam menggunakan produk ini yang begitu stabil ini.
  • Kita tidak akan mengalami kesulitan saat harus beralih dari aplikasi perkantoran berlisensi dan berbayar seperti Microsoft Office ke Libre Office.
  • Libre Office memiliki file format yang lazim seperti aplikasi office lainnya.
  • Kita bisa dengan mudah  meng-import files dari Ms Word, Excell dan Power Point misalnya, dan banyak format lainnya.
  • Mudah menyimpan kedalam format Ms Office dan format lainnya

4. Menggunakan Kernel Linux Versi 2.6.38

Dalam hal ini ditujukan  untuk dapat meningkatkan performance secara keseluruhan dari Ubuntu baik Desktop maupun Workstation. Itulah kenapa Canonical memilih release dari Kernel Linux 2.6.38 ini.

5. Adanya perbaikan bugs yang mungkin pernah pengguna dapati ketika menggunakan aplikasi default Ubuntu atau Kubuntu dan turunannya. Untuk lebih jelasnya tentang hal ini, kita bisa membaca detilnya di https://wiki.ubuntu.com/PaperCut

Lainnya? Duh tunggu release resminya aja ye? ;) piss

18 February 2011

Install Amarok 2.4 Slipstream

Pernah menggunakan KDE desktop? Kubuntu mungkin? Kalau pernah, tentunya kita tidak asing dengan salah satu media player yang disertakan didalamnya. Amarok. Yap.. amarok. Saat ini telah release versi Amarok 2.4 "Splitstream" seperti yang dapat kita peroleh dari situs resminya di http://amarok.kde.org/


Beberapa fiture baru pada release 2.4 ini antara lain :
  • Bisa disandingkan dengan iPod 3G serta kemungkinan dengan device yang lebih baru
  • Transcoding, Amarok memungkinkan kita untuk meng-convert track dari satu format ke format lainnya
  • Memiliki applet baru untuk instrument gitar dan bass
  • OPML, eksport ke Podcast
  • Suport koleksi Universal PLug and Play , sehingga kita bisa mendengarkan musik dari server UPnP pada jaringan lokal
  • Dan pastinya menghadirkan kemudahan dalam mengorganisir koleksi media kita.
Untuk info lengkapnya silahkan mengunjungi situs resminya diatas.

Amarok 2.4 Slipstream


Ketikkan perintah berikut di terminal untuk menginstallnya :

sudo add-apt-repository ppa:kubuntu-ppa/backports
sudo apt-get update
sudo apt-get  install amarok

17 February 2011

Menambah Daftar Sudoer Di Ubuntu

Secara default user yang kita masukkan saat menginstall ubuntu adalah memiliki hak administrator atau sudoer. Tetapi kita masih bisa menambahkan user yang diijinkan untuk memiliki hak admin / root atas sistem yang kita install tersebut.

Perintah untuk melakukan hal tersebut ternyata gak susah alias sederhana. Dengan menggunakan hak admin / root, kita cukup mengetikkan perintah berikut :

sudo visudo
sudo visudo

Disana, coba cari text ini :

# User privilege specification
root    ALL=(ALL) ALL

Nah dibawah itu kita tambahkan user yang akan kita masukkan dalam sudoer, misal :

heru ALL=(ALL) ALL

Tekan Ctrl + X untuk menyimpan dan keluar. Jawab Y atas pertanyaan yang ada. Maka user heru secara otomatis akan masuk dalam kelompok user yang memiliki hak root / sudoer.

Selain cara diatas, kita juga bisa mengedit file sudoers yang ada di folder /etc. Caranya :

sudo gedit /etc/sudoers

Kemudian tambahkan user, sama persis seperti yang kita lakukan pada cara pertama, kemudian save dan keluar.

*Kita tidak harus menggunakan gedit, bisa saja dengan nano atau vi atau lainnya. Alasan utama menggunakan gedit adalah karena menggunakan antar muka grafis, sehingga kita akan lebih mudah mengoperasikannya. :D

Melihat Status BIOS Di Linux

Pada sistem GNU/Linux, kita bisa melihat berbagai parameter sistem BIOS dengan menggunakan perintah dmidecode dengan menggunakan superuser/root. Selain perintah itu, bisa juga kita gunakan command biosdecode

Praktek :

Untuk mengeksekusi perintah tersebut diatas, ketikkan saja di terminal.

sudo dmidecode


atau

sudo biosdecode


Lihat hasilnya :

Dengan dmidecode



joherujo@jo:~$ sudo dmidecode
[sudo] password for joherujo:
# dmidecode 2.9
SMBIOS 2.4 present.
38 structures occupying 1179 bytes.
Table at 0x000F0100.

Handle 0x0000, DMI type 0, 24 bytes
BIOS Information
    Vendor: Award Software International, Inc.
    Version: F4
    Release Date: 07/22/2009
    Address: 0xE0000
    Runtime Size: 128 kB
    ROM Size: 1024 kB
    Characteristics:
        PCI is supported
        PNP is supported
        APM is supported
        BIOS is upgradeable
        BIOS shadowing is allowed
        Boot from CD is supported
        Selectable boot is supported
        EDD is supported
        5.25"/360 KB floppy services are supported (int 13h)
        5.25"/1.2 MB floppy services are supported (int 13h)
        3.5"/720 KB floppy services are supported (int 13h)
        3.5"/2.88 MB floppy services are supported (int 13h)
        Print screen service is supported (int 5h)
        8042 keyboard services are supported (int 9h)
        Serial services are supported (int 14h)
        Printer services are supported (int 17h)
        CGA/mono video services are supported (int 10h)
        ACPI is supported
        USB legacy is supported
        LS-120 boot is supported
        ATAPI Zip drive boot is supported
        BIOS boot specification is supported
        Targeted content distribution is supported

Handle 0x0001, DMI type 1, 27 bytes
System Information
    Manufacturer: Gigabyte Technology Co., Ltd.
    Product Name: G41M-ES2L
    Version: 
    Serial Number: 
    UUID: 00000000-0000-0000-0000-00241DED6500
    Wake-up Type: Power Switch
    SKU Number: 
    Family: 

Handle 0x0002, DMI type 2, 8 bytes
Base Board Information
    Manufacturer: Gigabyte Technology Co., Ltd.
    Product Name: G41M-ES2L
    Version: x.x
    Serial Number: 

Handle 0x0003, DMI type 3, 17 bytes
Chassis Information
    Manufacturer: Gigabyte Technology Co., Ltd.
    Type: Desktop
    Lock: Not Present
    Version: 
    Serial Number: 
    Asset Tag: 
    Boot-up State: Unknown
    Power Supply State: Unknown
    Thermal State: Unknown
    Security Status: Unknown
    OEM Information: 0x00000000

Handle 0x0004, DMI type 4, 35 bytes
Processor Information
    Socket Designation: Socket 775
    Type: Central Processor
    Family: Other
    Manufacturer: Intel
    ID: 7A 06 01 00 FF FB EB BF
    Version: Intel(R) Core(TM)2 Duo CPU
    Voltage: 1.0 V
    External Clock: 266 MHz
    Max Speed: 4000 MHz
    Current Speed: 2266 MHz
    Status: Populated, Enabled
    Upgrade: Socket 478
    L1 Cache Handle: 0x000A
    L2 Cache Handle: 0x000B
    L3 Cache Handle: Not Provided
    Serial Number: 
    Asset Tag: 
    Part Number: 

Handle 0x0005, DMI type 5, 24 bytes
Memory Controller Information
    Error Detecting Method: 8-bit Parity
    Error Correcting Capabilities:
        None
    Supported Interleave: One-way Interleave
    Current Interleave: One-way Interleave
    Maximum Memory Module Size: 1024 MB
    Maximum Total Memory Size: 4096 MB
    Supported Speeds:
        Other
    Supported Memory Types:
        Other
    Memory Module Voltage: 5.0 V
    Associated Memory Slots: 4
        0x0006
        0x0007
        0x0008
        0x0009
    Enabled Error Correcting Capabilities:
        None

Handle 0x0006, DMI type 6, 12 bytes
Memory Module Information
    Socket Designation: A0
    Bank Connections: 1
    Current Speed: Unknown
    Type: Other
    Installed Size: 2048 MB (Single-bank Connection)
    Enabled Size: 2048 MB (Single-bank Connection)
    Error Status: OK

Handle 0x0007, DMI type 6, 12 bytes
Memory Module Information
    Socket Designation: A1
    Bank Connections: 2
    Current Speed: Unknown
    Type: Unknown
    Installed Size: Not Installed
    Enabled Size: Not Installed
    Error Status: OK

Handle 0x0008, DMI type 6, 12 bytes
Memory Module Information
    Socket Designation: A2
    Bank Connections: 3
    Current Speed: Unknown
    Type: Unknown
    Installed Size: Not Installed
    Enabled Size: Not Installed
    Error Status: OK

Handle 0x0009, DMI type 6, 12 bytes
Memory Module Information
    Socket Designation: A3
    Bank Connections: 4
    Current Speed: Unknown
    Type: Unknown
    Installed Size: Not Installed
    Enabled Size: Not Installed
    Error Status: OK

Handle 0x000A, DMI type 7, 19 bytes
Cache Information
    Socket Designation: Internal Cache
    Configuration: Enabled, Not Socketed, Level 1
    Operational Mode: Write Back
    Location: Internal
    Installed Size: 23933 KB
    Maximum Size: 23933 KB
    Supported SRAM Types:
        Synchronous
    Installed SRAM Type: Synchronous
    Speed: Unknown
    Error Correction Type: Unknown
    System Type: Unknown
    Associativity: Unknown

Handle 0x000B, DMI type 7, 19 bytes
Cache Information
    Socket Designation: External Cache
    Configuration: Enabled, Not Socketed, Level 2
    Operational Mode: Write Back
    Location: Internal
    Installed Size: 0 KB
    Maximum Size: 2048 KB
    Supported SRAM Types:
        Synchronous
    Installed SRAM Type: Synchronous
    Speed: Unknown
    Error Correction Type: Unknown
    System Type: Unknown
    Associativity: Unknown

Handle 0x000C, DMI type 8, 9 bytes
Port Connector Information
    Internal Reference Designator: PRIMARY IDE
    Internal Connector Type: On Board IDE
    External Reference Designator: 
    External Connector Type: None
    Port Type: Other

Handle 0x000D, DMI type 8, 9 bytes
Port Connector Information
    Internal Reference Designator: SECONDARY IDE
    Internal Connector Type: On Board IDE
    External Reference Designator: 
    External Connector Type: None
    Port Type: Other

Handle 0x000E, DMI type 8, 9 bytes
Port Connector Information
    Internal Reference Designator: FDD
    Internal Connector Type: On Board Floppy
    External Reference Designator: 
    External Connector Type: None
    Port Type: 8251 FIFO Compatible

Handle 0x000F, DMI type 8, 9 bytes
Port Connector Information
    Internal Reference Designator: COM1
    Internal Connector Type: 9 Pin Dual Inline (pin 10 cut)
    External Reference Designator: 
    External Connector Type: DB-9 male
    Port Type: Serial Port 16450 Compatible

Handle 0x0010, DMI type 8, 9 bytes
Port Connector Information
    Internal Reference Designator: COM2
    Internal Connector Type: 9 Pin Dual Inline (pin 10 cut)
    External Reference Designator: 
    External Connector Type: DB-9 male
    Port Type: Serial Port 16450 Compatible

Handle 0x0011, DMI type 8, 9 bytes
Port Connector Information
    Internal Reference Designator: LPT1
    Internal Connector Type: DB-25 female
    External Reference Designator: 
    External Connector Type: DB-25 female
    Port Type: Parallel Port ECP/EPP

Handle 0x0012, DMI type 8, 9 bytes
Port Connector Information
    Internal Reference Designator: Keyboard
    Internal Connector Type: Other
    External Reference Designator: 
    External Connector Type: PS/2
    Port Type: Keyboard Port

Handle 0x0013, DMI type 8, 9 bytes
Port Connector Information
    Internal Reference Designator: PS/2 Mouse
    Internal Connector Type: PS/2
    External Reference Designator: Detected
    External Connector Type: PS/2
    Port Type: Mouse Port

Handle 0x0014, DMI type 8, 9 bytes
Port Connector Information
    Internal Reference Designator: USB
    Internal Connector Type: None
    External Reference Designator: 
    External Connector Type: Access Bus (USB)
    Port Type: USB

Handle 0x0015, DMI type 8, 9 bytes
Port Connector Information
    Internal Reference Designator: USB
    Internal Connector Type: None
    External Reference Designator: 
    External Connector Type: Access Bus (USB)
    Port Type: USB

Handle 0x0016, DMI type 9, 13 bytes
System Slot Information
    Designation: PCI
    Type: 32-bit PCI
    Current Usage: Available
    Length: Long
    ID: 0
    Characteristics:
        5.0 V is provided
        3.3 V is provided
        PME signal is supported
        SMBus signal is supported

Handle 0x0017, DMI type 9, 13 bytes
System Slot Information
    Designation: PCI
    Type: 32-bit PCI
    Current Usage: Available
    Length: Long
    ID: 1
    Characteristics:
        5.0 V is provided
        3.3 V is provided
        PME signal is supported
        SMBus signal is supported

Handle 0x0018, DMI type 13, 22 bytes
BIOS Language Information
    Installable Languages: 3
        n|US|iso8859-1
        n|US|iso8859-1
        r|CA|iso8859-1
    Currently Installed Language: n|US|iso8859-1

Handle 0x0019, DMI type 16, 15 bytes
Physical Memory Array
    Location: System Board Or Motherboard
    Use: System Memory
    Error Correction Type: None
    Maximum Capacity: 4 GB
    Error Information Handle: Not Provided
    Number Of Devices: 4

Handle 0x001A, DMI type 17, 27 bytes
Memory Device
    Array Handle: 0x0019
    Error Information Handle: Not Provided
    Total Width: 64 bits
    Data Width: 64 bits
    Size: 2048 MB
    Form Factor: DIMM
    Set: None
    Locator: A0
    Bank Locator: Bank0/1
    Type: Unknown
    Type Detail: None
    Speed: 800 MHz (1.2 ns)
    Manufacturer: 
    Serial Number: 
    Asset Tag: 
    Part Number: 

Handle 0x001B, DMI type 17, 27 bytes
Memory Device
    Array Handle: 0x0019
    Error Information Handle: Not Provided
    Total Width: Unknown
    Data Width: Unknown
    Size: No Module Installed
    Form Factor: DIMM
    Set: None
    Locator: A1
    Bank Locator: Bank2/3
    Type: Unknown
    Type Detail: None
    Speed: Unknown
    Manufacturer: 
    Serial Number: 
    Asset Tag: 
    Part Number: 

Handle 0x001C, DMI type 17, 27 bytes
Memory Device
    Array Handle: 0x0019
    Error Information Handle: Not Provided
    Total Width: Unknown
    Data Width: Unknown
    Size: No Module Installed
    Form Factor: DIMM
    Set: None
    Locator: A2
    Bank Locator: Bank4/5
    Type: Unknown
    Type Detail: None
    Speed: Unknown
    Manufacturer: 
    Serial Number: 
    Asset Tag: 
    Part Number: 

Handle 0x001D, DMI type 17, 27 bytes
Memory Device
    Array Handle: 0x0019
    Error Information Handle: Not Provided
    Total Width: Unknown
    Data Width: Unknown
    Size: No Module Installed
    Form Factor: DIMM
    Set: None
    Locator: A3
    Bank Locator: Bank6/7
    Type: Unknown
    Type Detail: None
    Speed: Unknown
    Manufacturer: 
    Serial Number: 
    Asset Tag: 
    Part Number: 

Handle 0x001E, DMI type 19, 15 bytes
Memory Array Mapped Address
    Starting Address: 0x00000000000
    Ending Address: 0x0007FFFFFFF
    Range Size: 2 GB
    Physical Array Handle: 0x0019
    Partition Width: 32

Handle 0x001F, DMI type 20, 19 bytes
Memory Device Mapped Address
    Starting Address: 0x00000000000
    Ending Address: 0x0007FFFFFFF
    Range Size: 2 GB
    Physical Device Handle: 0x001A
    Memory Array Mapped Address Handle: 0x001E
    Partition Row Position: 1

Handle 0x0020, DMI type 20, 19 bytes
Memory Device Mapped Address
    Starting Address: 0x00000000000
    Ending Address: 0x000000003FF
    Range Size: 1 kB
    Physical Device Handle: 0x001B
    Memory Array Mapped Address Handle: 0x001E
    Partition Row Position: 1

Handle 0x0021, DMI type 20, 19 bytes
Memory Device Mapped Address
    Starting Address: 0x00000000000
    Ending Address: 0x000000003FF
    Range Size: 1 kB
    Physical Device Handle: 0x001C
    Memory Array Mapped Address Handle: 0x001E
    Partition Row Position: 1

Handle 0x0022, DMI type 20, 19 bytes
Memory Device Mapped Address
    Starting Address: 0x00000000000
    Ending Address: 0x000000003FF
    Range Size: 1 kB
    Physical Device Handle: 0x001D
    Memory Array Mapped Address Handle: 0x001E
    Partition Row Position: 1

Handle 0x0023, DMI type 32, 11 bytes
System Boot Information
    Status: No errors detected

Handle 0x0024, DMI type 64, 13 bytes
Unknown Type
    Header and Data:
        40 0D 24 00 00 24 1D ED 65 00 FF FF 91
    Strings:
         

Handle 0x0025, DMI type 127, 4 bytes
End Of Table




Dengan biosdecode :


joherujo@jo:~$ sudo biosdecode
# biosdecode 2.9
SMBIOS 2.4 present.
    Structure Table Length: 1179 bytes
    Structure Table Address: 0x000F0100
    Number Of Structures: 38
    Maximum Structure Size: 93 bytes
ACPI 1.0 present.
    OEM Identifier: GBT  
    RSD Table 32-bit Address: 0x77CE3040
BIOS32 Service Directory present.
    Revision: 0
    Calling Interface Address: 0x000FB060
PNP BIOS 1.0 present.
    Event Notification: Not Supported
    Real Mode 16-bit Code Address: F000:B808
    Real Mode 16-bit Data Address: F000:0000
    16-bit Protected Mode Code Address: 0x000FB7E0
    16-bit Protected Mode Data Address: 0x000F0000
PCI Interrupt Routing 1.0 present.
    Router ID: 00:1f.0
    Exclusive IRQs: 5 6 9 10 11
    Compatible Router: 8086:27b0
    Slot Entry 1: ID 03:00, slot number 1
    Slot Entry 2: ID 03:01, slot number 2
    Slot Entry 3: ID 02:00, slot number 3
    Slot Entry 4: ID ff:1f, slot number 4
    Slot Entry 5: ID ff:1f, slot number 5
    Slot Entry 6: ID ff:1f, slot number 6
    Slot Entry 7: ID ff:1f, slot number 7
    Slot Entry 8: ID 00:1e, on-board
    Slot Entry 9: ID 00:1b, on-board
    Slot Entry 10: ID 00:1c, on-board
    Slot Entry 11: ID 00:02, on-board
    Slot Entry 12: ID 00:1f, on-board
    Slot Entry 13: ID 00:1d, on-board