28 July 2014

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena dengan rahmat Nya lah kita semua bisa kembali bertemu hari yang Fitri di tahun 2014 ini atau 1435 H ini.

Di hari yang fitri ini, Saya mohon maaf apabila di dalam blog ini ada sesuatu hal yang tidak berkenan di hati pembaca sekalian. Mungkin ada beberapa dari pembaca sekalian yang berkomentar dan mengajukan pertanyaan baik di blog MikrotikIndo ini maupun di Fans Page FB namun tidak ada jawaban. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya karena kesibukan dan aktifitas saya sehari-hari yang padat sehingga tidak sempat membalas komentar dan pertanyaan pembaca sekalian satu per satu. Semoga bisa dijadikan maklum.

Saya ucapkan banyak terimakasih karena pembaca sekalian telah bersedia membaca tulisan saya di blog ini. Semoga apa yang saya tuliskan di blog ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca sekalian.



Saya Rizky Agung Pratama selaku admin dari blog dan Facebook Fans Page MikrotikIndo mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H Mohon maaf lahir dan bathin.

Akhir kata, Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Banjarnegara, 1 Syawal 1435 H

20 July 2014

Cara Memotong dan Menggabungkan File PDF Menjadi Satu di Ubuntu


Cara Potong atau Gabungkan File PDF di Ubuntu tidaklah sulit sob. Bahkan sangat mudah loh hehehe. File PDF adalah kepanjangan dari Portable Document Format atau format dokumen yang bisa dibawa kemana-mana alias portable hehehe. Nah kadang kan kita sering nih telah mengconvert dokumen kedalam file pdf dan hasil konvert itu tidak sesuai atau ada yang ingin dihilangkan salah satu atau sebagian

15 July 2014

Cara Memasukkan User Kedalam Profile di User Manager Mikrotik RB750

Pada artikel sebelumnya kita telah mengetahui cara membuat profile di User Manager. Artikel tersebut dapat kalian baca disini.

Lalu sekarang bagaimana caranya memasukkan user-user yang kita buat kedalam profile tersebut?

Caranya sangat mudah. Kalian tinggal arahkan ke menu Users > Add > One. Lalu isikan kolom-kolom yang tersedia seperti berikut :

Username : rizal (isi dengan username yang diinginkan)
Password : 123 (isi dengan password yang diinginkan)
Assign Profile : VIP (pilih profil yang ingin diberikan)

Jika sudah klik Add, dan user baru pun jadi.


Lalu bagaimana caranya jika saya sudah mempunyai sebuah user, dan saya ingin memasukkan user tersebut kedalam profil? 

Caranya sangat mirip dengan cara menambahkan user baru kedalam profil tadi. Bedanya, kalian tidak perlu lagi mengklik menu Add > One. Kalian cukup mengklik saja user yang ingin kalian edit, lalu akan muncul jendela yang sama dengan pada saat kalian membuat user baru.


Selanjutnya tinggal kalian pilih saja profilnya pada Assign Profile dan klik Add.


Yang terakhir, bagaimana jika saya ingin menambahkan beberapa user sekaligus tetapi juga langsung otomatis memasukkannya kedalam profil yang sudah saya buat?

Kalau kasus seperti itu, caranya juga hampir sama. Arahkan ke menu Users > Add > Batch. Kemudian isikan kolom-kolomnya seperti ini :

Number of users : 2 (isi dengan berapa jumlah user yang ingin dibuat)
Username prefix : kosong (isi apabila kalian ingin menambahkan kata tertentu pada tiap user yang dibuat)
Username length : 6 (sesuaikan dengan panjang username yang ingin dibuat)
Pwd same as login : tidak dicentang (centang apabila kalian ingin passwordnya sama dengan username)
Password length : 6 (sesuaikan dengan panjang password yang ingin dibuat)
Assign profile : VIP (pilih profile yang ingin diberikan)

Jika sudah klik Add


Semoga bermanfaat :)

14 July 2014

Cara Membuat Berbagai Macam Profile di User Manager Mikrotik RB750 Bagian 1

Jika kalian belum menginstall User Manager di Mikrotik RB750, silahkan baca artikel ini terlebih dahulu. Jika kalian belum mengaktifkan User Manager di Mikrotik RB750, silahkan baca artikel ini terlebih dahulu.

Profiles pada User Manager adalah fitur untuk mengelompokkan berbagai macam aturan dalam satu buah profil tertentu. Misalnya, kalian ingin membuat aturan bahwa ada paket internet bernama Paket Unlimited dimana paket ini tidak memiliki batasan kuota maupun kecepatan. Harga paket ini adalah Rp. 100.000/bulan. Nah, aturan-aturan tersebut dapat kita kelompokkan dalam satu buah profil baru misalnya kita beri nama PaketUnlimited. Nantinya, saat kita membuat user-user, kita tinggal masukkan user-user tersebut kedalam profil yang sudah kita buat. Dengan begitu kita tidak perlu melakukan pembuatan aturan-aturan secara manual lagi pada tiap-tiap user.

Pada artikel bagian ini dan bagian-bagian selanjutnya, saya akan memberikan beberapa contoh skenario pembuatan profile internet Hotspot dengan User Manager di Mikrotik RB750. Semoga dengan adanya artikel saya ini, dapat lebih memudahkan kalian dalam memahami cara kerja profile pada User Manager di Mikrotik.

Skenario 1

Kita ingin membuat sebuah paket internet bernama VIP dimana paket ini tidak memiliki batasan kuota maupun kecepatan. Masa berlaku paket ini adalah 1 bulan, dan pelanggan harus membayar Rp. 100.000 perbulan untuk dapat berlangganan paket ini.

Dengan skenario diatas, maka kita dapat menjabarkan kriterianya adalah sebagai berikut :

Nama profil : VIP
Kuota : Unlimited
Kecepatan : Unlimited
Waktu pakai : 1 bulan/30 hari
Harga : Rp. 100.000

Cara membuat :

1. Loginlah terlebih dahulu kedalam User Manager, kemudian akses menu Profiles > Profiles > +

Kemudian isikan kriteria-kriteria yang diinginkan pada tiap-tiap kolom :

Name : VIP (isikan nama profil yang diinginkan)
Name for users : VIP (sama dengan kolom Name)
Validality : 4w2d (isi dengan lama waktu pakai. 4w2d artinya 4 minggu + 2 hari)
Starts : At first logon (profil akan mulai dihitung pada saat digunakan pertama kali login)
Price : 100000.00 (harga profil yang diinginkan)
Shared users : 1 (1 disini berarti 1 user hanya bisa digunakan oleh 1 komputer pada saat online)

Jika sudah klik Save Profile


2. Selanjutnya kalian perlu membuat batas limitasi profil ini. Caranya adalah dengan mengklik Add new limitation pada bagian Profile limitation.

Pada jendela Profile part yang muncul, silahkan kalian centang pada semua hari dan juga isikan 0:00:00 - 23:59:59 pada kolom Time. Ini untuk memberi tahukan kapan saja limitasi yang akan kita buat ini berjalan.


Langkah berikutnya kalian klik New limit pada bagian Limits untuk membuat limitasi baru.

Pada jendela Limitation details yang muncul, silahkan kalian isi dengan kriteria yang sudah kita tentukan. Untuk skenario 1, maka yang perlu kita isi adalah :

Name : Unlimited (nama limitasi baru)
Download : 0B (batas kuota download yang diinginkan. Jika 0, berarti unlimited)
Upload : 0B (batas kuota upload yang diinginkan. Jika 0, berarti unlimited)
Rate Limit Rx : 512k (maksimum kecepatan bandwidth download yang diperoleh. Isikan dengan maksimum bandwidth yang kalian punya)
Rate Limit Tx : 512k (maksimum kecepatan bandwidth upload yang diperoleh. Isikan dengan maksimum bandwidth yang kalian punya)
Min rate Rx : 512k (minimum kecepatan bandwidth download yang diperoleh. Isikan dengan maksimum bandwidth yang kalian punya)
Min rate Tx : 512k (minimum kecepatan bandwidth upload yang diperoleh. Isikan dengan maksimum bandwidth yang kalian punya)
Priority : 1 - Highest (prioritas tertinggi. aktifitas profil ini akan lebih didahulukan dibanding profil lain)

Jika sudah klik Save.


Kemudian pastikan bahwa limitasi Unlimited yang sudah dibuat barusan sudah tercentang pada jendela Profile Part, baru setelah itu klik tombol Save.


3. Terakhir, klik kembali Save Profile pada tab Profile. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut :


Sampai sini pembuatan profile Unlimited telah selesai. Jika kalian belum tahu cara untuk memasukkan user kedalam profil yang sudah dibuat, silahkan baca artikel Cara memasukkan user ke dalam profil yang sudah dibuat di User Manager Mikrotik RB750.

Lanjut ke Cara Membuat Berbagai Macam Profile di User Manager Mikrotik RB750 Bagian 2 untuk mengetahui skenario profile lainnya.

Semoga bermanfaat :)

Double Transparent Bridge Mikrotik untuk Menembak Sinyal Hotspot Wifiid

Transparent Bridge Mikrotik dapat digunakan untuk menembak/menangkap sinyal WiFi dari tempat lain dengan jarak tertentu. Seperti yang sudah pernah saya bahas sebelumnya, tutorial kali ini adalah pengembangan dari tutorial tentang : Tutorial Menangkap/Menembak Sinyal Wifi/Hotspot Menggunakan Mikrotik .

Pengembangan pada tutorial kali ini adalah pada penggunaan kedua perangkat Mikrotik sebagai Transparent Bridge Mikrotik. Sehingga akan ada dua transparent bridge mikrotik yang digunakan untuk menghubungkan client ke sumber internet. Hal ini akan membuat client seolah-olah langsung terkoneksi ke sumber internet tanpa melalui Mikrotik, yang ditandai dengan IP Address yang didapatkan oleh client secara otomatis satu jaringan dengan IP Router sumber internet. Double Transparent Bridge Mikrotik ini bisa juga disebut sebagai Repeater Sinyal WiFi.

Untuk lebih jelasnya silakan lihat topologi berikut :



Karena client seakan-akan terkoneksi secara langsung ke sumber internet tanpa melalui Mikrotik, maka trik ini dapat digunakan untuk menembak sinyal Hotspot, seperti Hotspot Mikrotik, Hotspot WifiId, dan Wifi lain yang harus muncul halaman login dulu sebelum bisa internetan. Udah tau kan bedanya WiFi internet sharing sama Hotspot? Kalo belum baca ini ya :  Perbedaan WiFi internet sharing dan Hotspot.

Pada Topologi di gambar di atas, saya menggunakan dua buah Mikrotik yaitu Mikrotik SXTG-2HnD dan Mikrotik RB751U-2HnD. Sebenarnya pakai satu Mikrotik saja juga sudah bisa. Namun jika hanya menggunakan satu Mikrotik, maka koneksi ke client hanya bisa menggunakan kabel (bukan wireless). Karena Mikrotik SXTG hanya punya 1 interfece wireless dan 1 interface ether (LAN). Kecuali kita menggunakan Mikrotik yang punya dua interface Wireless, 1 sebagai penerima sinyal dan 1 nya sebagai penyebar sinyal, jadi client bisa konek via WiFi dengan hanya satu Mikrotik. Oleh sebab itulah saya menggunakan dua Mikrotik sebagai Double Transparent Bridge.

Oke cukup sudah penjelasan nya. Selanjutnya kita langsung bahas Cara membuat Double Transparent Bridge Mikrotik untuk Menembak Sinyal Hotspot Wifiid :

Pastikan anda sudah membaca Tutorial Menangkap/Menembak Sinyal Wifi/Hotspot Menggunakan Mikrotik sampai bagian Pemasangan Mikrotik. Untuk Seting Mikrotik nya akan kita bahas disini :

Setting Mikrotik 1 : SXTG-2HnD

Ini adalah Mikrotik yang menembak/menangkap sinyal WiFi jarak jauh.
 
2. Masuk ke menu Interface. 
Disini hanya ada 2 interface (Wireless & Ether), dan kita akan menambahkan 1 interface Bridge


3. Untuk membuat Bridge, masuk ke menu Bridge --> Tambahkan interface bridge dengan klik tombol + --> Kita bisa beri nama Bridge nya --> Klik Ok


4. Masuk ke tab Ports --> Tambah kan port di bridge nya dengan interface ether1 dan wlan1 --> klik tombol + --> pilih interface yang mau dimasukkan (ether1) --> Ok --> Tambahkan lagi untuk wlan1 nya.


5. Setting Interface Wireless Mikrotik. 
Masuk ke menu Wireless --> dobel klik wlan1 --> Masuk tab Wireless --> Pilih Mode : station pseudobridge --> Klik Scan untuk men-scan sinyal WiFi


6. Pilih sinyal Wifi yang mau dikoneksikan. Disini saya koneksi ke Router Cisco Linksys di Kantor saya. Klik Connect.


7. Cek status koneksi apakah sinyal yang diterima bagus apa ga. 
Masuk ke tab Registration --> Dobel klik interface wlan1 --> Masuk tab Signal --> Disini dapat dilihat kualitas sinyal, SNR, CCQ, dll.
Note : 
- Signal Strength nilainya semakin mendekati 0 semakin bagus (-50dB lebih bagus dari -90dB)
- SNR (Signal to Noise Ratio) dan CCQ  (Client Connection Quality) nilainya semakin besar semakin bagus


8. Karena ini Transparent Bridge maka IP Address tidak perlu diseting/tidak perlu diberi IP Address.


Sampai disini konfigurasi Mikrotik 1 : SXTG-2HnD sudah selesai.

Setting Mikrotik 2 : RB751U-2HnD

Ini adalah Mikrotik yang meneruskan sinyal WiFi yang ditangkap oleh Mikrotik 1 dan disebarkan ke client melalui sinyal WiFi.
1. Semua setingannya hampir sama seperti konfigurasi Mikrotik 1 : SXTG-2HnD. Yang berbeda hanya di setingan wireless nya.


2. Setting Wireless Mikrotik sebagai AP Bridge. 
Masuk menu Wireless -->


Pilih Mode Wireless nya : AP Bridge
Pilih Frequency, Masukkan SSID.

3. Coba koneksikan Client ke Mikrotik ini.


4. Cek IP Address Client.
Jika setingan kedua Mikrotik sudah benar, maka client akan mendapatkan IP Address langsung dari Router Linksys.


5. Cek Ping ke IP gateway. Lihat Response time nya. Kalau response time nya lama >100ms bisa jadi kualitas sinyal nya kurang bagus.
Cek ping juga ke google.com untuk memeriksa koneksi internet.


6. Coba browsing web menggunakan web browser. Kalo sudah bisa berarti setingan sudah Oke.



Oya, mungkin tutorial ini sedikit menyimpang dari judulnya ya Double Transparent Bridge Mikrotik untuk Menembak Sinyal Hotspot Wifiid. Karena disekitar tempat tinggal saya tidak ada sinyal hotspot maupun wifiid jadi tidak bisa diimplementasikan langsung. Tapi saya jamin tutorial ini dapat digunakan untuk menembak sinyal hotspot maupun wifiid menggunakan Mikrotik.

Oke, selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)

13 July 2014

Install Conky Google-Now di Ubuntu

Hari ini lagi iseng-iseng pengen ganti suasana desktop dan tidak sengaja ketemu tema conky yang cukup keren, yaitu conky yang bertema ala Google bernama Conky Google-Now. Berikut adalah screenshotnya :


Simpel tapi keren kan? Memang tidak banyak informasi yang ditampilkan seperti tema conky kebanyakan. Tapi justru disitu menurut saya letak keindahannya.

Nah, kalau kalian ingin mencoba tema conky yang satu ini, berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Install terlebih dahulu aplikasi conky dan curl dengan mengetikkan perintah berikut ini :

$ sudo apt-get install conky conky-all curl

2. Setelah itu download file tema conkynya dari Devianart dengan mengklik link dibawah ini :


3. Berikutnya, ekstraklah file yang sudah kalian download barusan. Kemudian masuklah kedalam folder yang muncul dari hasil ekstraksi.


Tekan CTRL + H untuk menampilkan file-file yang tersembunyi. Silahkan kalian kopi direktori .conky-google-now dan salah satu file .conkyrc yang kalian suka ke direktori home. Kalian bisa memilih tema yang memakai background putih, gelap, maupun transparan tergantung dari penamaan si filenya (contoh : .conkyrc-transparent untuk tema yang transparan). Tapi ingat, jika kalian memilih tema yang selain bernama .conkyrc (contoh : .conkyrc-transparent), maka kalian harus mengubah namanya menjadi .conkyrc saat dikopi nanti. Disini saya akan mengkopi yang .conkyrc-transparent dan direktori .conky-google-now ke home folder saya.


Kemudian setelah dikopi, saya harus merubah namanya menjadi .conkyrc.


4. Langkah selanjutnya, kalian perlu menginstall font open-sans untuk membuat tampilan conky kalian mirip seperti screenshot yang saya tampilkan di awal artikel ini. Download terlebih dahulu fontnya dari link ini.

Jika sudah, ekstraklah file tersebut kemudian kopikan seluruh file yang berekstensi .ttf didalamnya, ke direktori .fonts di home folder kalian. Jika belum ada folder bernama .fonts, buat terlebih dahulu.


5. Selanjutnya, pergilah ke alamat weather.yahoo.com lalu cari kota tempat kalian tinggal. Setelah itu kopikan kode cuaca yang terdapat di alamat urlnya. Sebagai contoh untuk lokasi Bandung dapat terlihat seperti gambar berikut :


6. Buka file .conkyrc dengan gedit atau text editor lain, lalu cari kata kunci 2294941 dengan menekan tombol CTRL + F. Ganti nomor tersebut dengan nomor yang sudah kalian kopi dari weather.yahoo.com tadi. Jika sudah simpan dan tutup file tersebut.


7. Selanjutnya kita harus membuat conky autostart setiap komputer dinyalakan.

Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment Unity : Pergilah ke Dash Home > Cari aplikasi Startup Applications > klik Add > Isikan conky pada kolom Name dan Command.

Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment GNOME 3.12 : Pergilah ke folder Home > .config > autostart. Lalu buat satu file bernama Conky. Setelah itu klik kanan dan pilih Properties pada file tersebut. Isikan conky pada kolom Command.


8. Terakhir restartlah komputer kalian untuk memastikan bahwa seluruh konfigurasi sudah berhasil. Jika kalian melakukannya dengan benar, seharusnya sekarang di layar desktop kalian sudah muncul Conky Google-Now seperti yang terlihat pada layar screenshot saya diatas.

Semoga bermanfaat :)

SUMBER

12 July 2014

Instalasi Zimbra Collaboration Server 8.0.7 di Ubuntu Server 12.04 LTS 64 Bit

Halo, para pembaca setia Linuxku.com. Pada kesempatan kali ini saya ingin menulis artikel mengenai cara instalasi salah satu aplikasi paket Mail Server lengkap yang cukup terkenal dikalangan perusahaan, yaitu Zimbra Collaboration Server.


Apa sebenarnya Zimbra Collaboration Server? Dikutip dari salah satu ebook buatan Budi Santosa dari web www.kurusetra.web.id :  

"Zimbra atau Zimbra Collaboration Server (ZCS) merupakan aplikasi produk dari VMware Zimbra. ZCS adalah aplikasi mail server kolaborasi terintegrasi dengan web admin console, LDAP, antivirus, antispam, collaboration feature dan ajax webmail client dalam satu paket instalasi. ZCS memberikan kemudahan kepada administrator untuk mengelola mail server karena menggunakan antarmuka berbasis web. Sedangkan di sisi pengguna seperti mengoperasikan komputer desktop karena webmail client mendukung Ajax HTML. ZCS juga bisa kita konfigurasikan sebagai multidomain mail server, yaitu banyak domain dalam satu server, dilengkapi dengan fasilitas quota per domain."

Intinya, dengan Zimbra Collaboration Server ini kita sudah bisa memiliki paket mail server beserta webmail client dengan berbagai macam fitur yang cukup hebat dan banyak. Sehingga kita tidak perlu lagi menginstall berbagai macam aplikasi secara manual satu-persatu. Cukup dengan menginstall Zimbra Collaboration Server, maka segala keperluan e-mail perusahaan kalian bisa terpenuhi.

Apa saja yang perlu dipersiapkan?
  1. ISO Ubuntu Server 12.04 versi 64 bit. Saya menggunakan ubuntu-12.04-server-amd64.iso yang saya unduh disini.
  2. 1 buah kartu jaringan. Boleh menggunakan kartu jaringan yang onboard.
  3. Memiliki pengetahuan dasar tentang jaringan dan Linux. Setidaknya kalian sudah harus paham betul konsep jaringan TCP/IP seperti ip address, subnet mask, dll. Selain itu kalian juga harus sudah paham cara pengkonfigurasian jaringan di Ubuntu, seperti mengganti ip address, gateway, dan dns. Minimal sampai Ubuntu Server kalian bisa terkoneksi ke internet. Silahkan download ebook saya disini untuk pembahasan mengenai cara-cara konfigurasi jaringan dasar di Ubuntu Server 12.04 LTS.
  4. Memiliki pengetahuan tentang perintah-perintah dasar di Linux, seperti cp, mv, mkdir, chown, chmod, dan vim atau nano. Bisa kalian cari di google ebook-ebook yang membahas mengenai perintah dasar terminal di Linux.
  5. Memiliki pengetahuan tentang cara instalasi Ubuntu Server 12.04 LTS. Silahkan download ebook saya disini untuk pembahasan mengenai cara instalasi Ubuntu Server 12.04 LTS.
  6. Pastikan Ubuntu Server kalian sudah terkoneksi ke internet.
  7. Pastikan Ubuntu Server kalian sudah bisa terhubung ke server repository agar bisa menginstall aplikasi.
Spesifikasi Komputer Saya
  1. Processor : Intel Core i3 3.4 GHz
  2. RAM : 4GB
  3. Harddisk : 80GB (Minimum harddisk adalah 40GB, 10GB untuk sistem dan 30GB untuk zimbra)
Partisi Harddisk Ubuntu Server 12.04 64 Bit.

Untuk cara penginstalan Ubuntu Servernya sama saja dengan cara instalasi yang sudah saya contohkan di ebook saya. Yang berbeda hanyalah pada pemartisian harddisk, dimana disini saya pisahkan antara direktori sistem dengan direktori zimbra yang berada di /opt. Kalian bisa melihat screenshotnya dibawah ini :


Mengenai cara pemartisian harddisk secara manual, sudah pernah saya contohkan di artikel saya disini. Kalian tinggal contoh saja caranya, karena konsepnya sama saja.

Persiapan Instalasi Paket-Paket Pendukung

1. Pertama-tama masuklah ke mode root agar lebih mempersingkat script-script yang harus kita eksekusi nantinya.

$ sudo -i

2. Selanjutnya kalian harus menginstall beberapa aplikasi pendukung untuk persiapan instalasi zimbra. Silahkan eksekusi perintah berikut :

# apt-get install bind9 libidn11 libpcre3 libgmp3c2 libexpat1 libstdc++6 libstdc++5 libltdl7 libperl5.14 pax sysstat sqlite3 libaio1 vim


3. Setelah terinstall, sekarang kalian harus menginstall aplikasi webmin untuk keperluan konfigurasi DNS Server. Silahkan download terlebih dahulu paket webmin dengan mengeksekusi perintah berikut :

# wget http://ncu.dl.sourceforge.net/project/webadmin/webmin/1.570/webmin_1.570_all.deb

Kemudian install-lah aplikasi webmin tersebut dengan mengetik perintah ini :

# dpkg -i webmin_1.570_all.deb


Jika muncul pesan error, biarkan saja karena memang seperti itu. Selanjutnya kalian tinggal eksekusi script ini untuk mengatasi pesan error tersebut :

# apt-get -f install


Jika berhasil, seharusnya disini webmin sudah berhasil terinstall dengan baik.

4. Sekarang, kalian perlu untuk menghapus Apparmor (Sejenis aplikasi firewall) dari sistem kalian. Apparmor ini akan membuat proses instalasi Zimbra tersendat, karena ada beberapa rules Apparmor yang terlalu ketat sehingga menolak penginstalan Zimbra.

# dpkg --purge apparmor apparmor-utils

Pembuatan DNS Server

1. Akses alamat https://ipserver:10000 (Contoh : https://192.168.0.2:10000) melalui web browser. Jika muncul pesan error semacam "Connection Untrusted .......", tinggal kalian klik saja I Understand the Risks > Add Exception.


Kemudian klik Confirm Security Exception.


Hal diatas dapat terjadi dikarenakan web browser tidak mengenali sertifikat https milik webmin. Tapi ini wajar saja, sehingga kalian tidak perlu khawatir.

Selanjutnya jika berhasil, seharusnya kalian akan dibawa ke halaman login webmin. Silahkan kalian isikan dengan username dan password user yang kalian buat pertama kali saat kalian menginstall Ubuntu.


2. Pertama-tama kita harus membuat domain kita terlebih dahulu. Arahkan ke Servers > Bind DNS Server > Create Master Zone.


Silahkan isikan nama domain kalian pada Domain Name / Network, dan isikan email kalian pada Email Address. Sisanya biarkan saja apa adanya, kemudian klik Create.


3. Kemudian kita perlu membuat sebuah subdomain mail yang akan kita gunakan sebagai alamat default server MX records kita nantinya. Klik Address.


Pada kolom Name silahkan kalian isi dengan mail, sedangkan pada Address isilah dengan IP Address Server kalian. Jika sudah klik Create.


Setelah selesai, klik Return to record types.

4. Langkah berikutnya, kita perlu membuat MX Records yang berguna untuk memudahkan DNS dalam mengenali domain yang bertugas untuk mengirim dan menerima email. Caranya adalah dengan mengklik menu Mail Server.


Setelah itu isikan kolom Mail Server dengan mail.namadomain.kalian (contoh : mail.rizal.linuxku), dan angka 10 pada kolom Priority. Jika sudah klik Create > Apply Zone > Apply Configuration.


Konfigurasi DNS dan Hostname

1. Setelah kita membuat domain lokal kita sendiri seperti diatas, selanjutnya kita perlu mengkonfigurasikan agar Server kita mengarahkan DNSnya ke DNS lokal. Caranya :

# nano /etc/resolv.conf

Gantilah seluruh isi file tersebut dengan script berikut :

nameserver 127.0.0.1

nb : file /etc/resolv.conf hanya membuat perubahan dns secara sementara. Jika kalian ingin membuat perubahan dns secara permanen, kalian bisa mengubahnya pada file /etc/network/interfaces.

2. Berikutnya, kalian harus mengubah konfigurasi hostname kalian agar memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan oleh Zimbra Collaboration Server. Pertama-tama editlah file /etc/hostname :

# nano /etc/hostname

Ingatlah baik-baik teks yang ada didalam file ini sebelum kalian ganti, karena akan kita butuhkan nanti.

Silahkan kalian ganti seluruh isinya dengan mail.namadomain.kalian (contoh : mail.rizal.linuxku).


Selanjutnya edit file /etc/hosts :

# nano /etc/hosts

Silahkan kalian ganti semua baris diatas baris # The following lines are desirable for IPv6 capable hosts dengan teks berikut :

127.0.0.1 localhost
127.0.0.1 rizalmail
192.168.0.2 mail.rizal.linuxku mail
hostname mail.rizal.linuxku


nb :
Merah : ganti dengan nama hostname yang sudah kalian ingat pada file /etc/hostname sebelum kalian ganti.
Biru : ganti dengan IP Address server kalian.
Ungu : ganti dengan mail.namadomain.kalian.


3. Terakhir, restartlah komputer kalian dengan mengeksekusi perintah berikut :

# reboot

Tahap Instalasi Zimbra Collaboration Server

Setelah komputer nyala kembali, sekarang saatnya kita memulai proses instalasi Zimbra Collaboration Servernya.

1. Downloadlah terlebih dahulu file Zimbra Collaboration Server :

# wget http://files2.zimbra.com/downloads/8.0.7_GA/zcs-8.0.7_GA_6021.UBUNTU12_64.20140408123908.tgz

2. Setelah terdownload, ekstraklah file tersebut dengan perintah berikut :

# tar -xvf zcs-8.0.7_GA_6021.UBUNTU12_64.20140408123908.tgz
# cd zcs-8.0.7_GA_6021.UBUNTU12_64.20140408123908


3. Kemudian install dengan perintah berikut ini :

# ./install.sh

Nanti kalian akan dihadapkan oleh beberapa pertanyaan. Berikut sudah saya berikan jawaban-jawaban yang harus kalian ketikkan (warna merah) saat muncul pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Do you agree with the terms of the software license agreement? [N] Y
Do you agree with the terms of the software license agreement? [N] Y

Install zimbra-ldap [Y] Y
Install zimbra-logger [Y] Y
Install zimbra-mta [Y] Y
Install zimbra-snmp [Y] Y
Install zimbra-store [Y] Y
Install zimbra-apache [Y] Y
Install zimbra-spell [Y] Y
Install zimbra-memcached [N] Y
Install zimbra-proxy [N] Y

The system will be modified. Continue? [N] Y



----------------------------------------Proses Instalasi------------------------------------------


It is suggested that the domain name have an MX record configured in DNS
Change domain name? [Yes] Yes
Create domain: [mail.rizal.linuxku] rizal.linuxku
 

MX: mail.rizal.linuxku (192.168.0.2)

    Interface: 192.168.0.2
    Interface: 127.0.0.1
    Interface: ::1
done.
Checking for port conflicts

Main menu

   1) Common Configuration:                                                 
   2) zimbra-ldap:                             Enabled                      
   3) zimbra-store:                            Enabled                      
        +Create Admin User:                    yes                          
        +Admin user to create:                 admin@rizal.linuxku          
******* +Admin Password                        UNSET                        
        +Anti-virus quarantine user:           virus-quarantine.srwb_k2ht@rizal.linuxku
        +Enable automated spam training:       yes                          
        +Spam training user:                   spam.heo29o7n@rizal.linuxku  
        +Non-spam(Ham) training user:          ham.eqoofreo@rizal.linuxku   
        +SMTP host:                            mail.rizal.linuxku           
        +Web server HTTP port:                 80                           
        +Web server HTTPS port:                443                          
        +Web server mode:                      https                        
        +IMAP server port:                     7143                         
        +IMAP server SSL port:                 7993                         
        +POP server port:                      7110                         
        +POP server SSL port:                  7995                         
        +Use spell check server:               yes                          
        +Spell server URL:                     http://mail.rizal.linuxku:7780/aspell.php
        +Enable version update checks:         TRUE                         
        +Enable version update notifications:  TRUE                         
        +Version update notification email:    admin@rizal.linuxku          
        +Version update source email:          admin@rizal.linuxku          

   4) zimbra-mta:                              Enabled                      
   5) zimbra-snmp:                             Enabled                      
   6) zimbra-logger:                           Enabled                      
   7) zimbra-spell:                            Enabled                      
   8) zimbra-proxy:                            Enabled                      
   9) Default Class of Service Configuration:                               
   r) Start servers after configuration        yes                          
   s) Save config to file                                                   
   x) Expand menu                                                           
   q) Quit                                   

Address unconfigured (**) items  (? - help) 3

Store configuration

   1) Status:                                  Enabled                      
   2) Create Admin User:                       yes                          
   3) Admin user to create:                    admin@rizal.linuxku          
** 4) Admin Password                           UNSET                        
   5) Anti-virus quarantine user:              virus-quarantine.srwb_k2ht@rizal.linuxku
   6) Enable automated spam training:          yes                          
   7) Spam training user:                      spam.heo29o7n@rizal.linuxku  
   8) Non-spam(Ham) training user:             ham.eqoofreo@rizal.linuxku   
   9) SMTP host:                               mail.rizal.linuxku           
  10) Web server HTTP port:                    80                           
  11) Web server HTTPS port:                   443                          
  12) Web server mode:                         https                        
  13) IMAP server port:                        7143                         
  14) IMAP server SSL port:                    7993                         
  15) POP server port:                         7110                         
  16) POP server SSL port:                     7995                         
  17) Use spell check server:                  yes                          
  18) Spell server URL:                        http://mail.rizal.linuxku:7780/aspell.php
  19) Enable version update checks:            TRUE                         
  20) Enable version update notifications:     TRUE                         
  21) Version update notification email:       admin@rizal.linuxku          
  22) Version update source email:             admin@rizal.linuxku          

Select, or 'r' for previous menu [r] 4

Password for admin@rizal.linuxku (min 6 characters): [yHrtVjM7] Admin12345 (Isi dengan password admin yang kalian inginkan)



Select, or 'r' for previous menu [r] r
 
*** CONFIGURATION COMPLETE - press 'a' to apply
Select from menu, or press 'a' to apply config (? - help) a
Save configuration data to a file? [Yes] Yes
Save config in file: [/opt/zimbra/config.10456] langsung enter saja
The system will be modified - continue? [No] Yes



------------------------------------------Proses Instalasi------------------------------------------

Notify Zimbra of your installation? [Yes] Yes
Configuration complete - press return to exit Enter saja


Tahap Pengetesan

Setelah proses instalasi Zimbra selesai, cobalah untuk mengakses halaman admin Zimbra melalui web browser ke alamat https://ipserver:7071. Jika muncul peringatan Untrusted Connection lagi, silahkan ulangi cara yang sudah saya beritahukan pada langkah awal Pembuatan DNS Server.

Jika berhasil, maka kalian akan masuk ke halaman login Zimbra seperti berikut. Silahkan isikan username dengan admin@domain.kalian dan password seperti yang sudah kalian buat pada saat instalasi Zimbra.


Kalian akan masuk ke halaman Admin Zimbra seperti berikut jika tidak ada masalah.


nb : jika muncul peringatan services not running, itu biarkan saja terlebih dahulu. Tunggu beberapa menit, maka nanti akan hilang sendiri notifikasinya.

Penutup

Sampai sini proses penginstalasian Zimbra Collaboration Server di Ubuntu Server 12.04 LTS telah selesai. Seluruh proses diatas masih kita lakukan secara lokal berhubung keterbatasan alat praktek. Tapi jika kalian ingin melakukannya langsung secara online, maka pastikan kalian sudah memiliki minimal 1 ip publik dan 1 buah domain. Untuk proses keseluruhan instalasi saya rasa sama saja. Paling perbedaannya kalian juga harus mengkonfigurasi domain kalian secara online melalui panel domain yang sudah kalian beli untuk mengarahkan domain tersebut ke ip publik server kalian.

Untuk penggunaan Zimbra Collaboration Servernya itu sendiri, seperti cara membuat akun email, membatasi kuota per akun email, membuat mailing list, bekerja dengan webmail client, dan sebagainya, akan saya bahas secara terpisah pada artikel-artikel saya berikutnya.

Semoga bermanfaat :)

dari berbagai sumber