21 June 2016

Resleting dan Nenek

Berbuat baiklah tanpa pamrih, di jalanan, di kendaraan umum, di kantor, di mana saja  ......
KISAH INSPIRATIF !!!

Seorang Nenek berkaca mata tebal naik Bus jurusan Jogja~Solo bersebelahan duduk dgn Heri
Tak lama dtg kondektur menagih ongkos bis yg Rp 15.000

"Maaf ongkosnya Nek"

Si Nenek dgn "slow motion" membuka retsleting tasnya yg diletakkan di sebelahnya. Disebabkan matanya yg sdh rabun si Nenek blm menemukan uangnya.

"Ntar ya bang blm ketemu nih" kata si Nenek.

Kondektur dgn sabar melanjutkan ke penumpang yg lain.
Tak lama kemudian si kondektur balik lg ke si Nenek.

"Sdh ada Nek ongkos nya?" Tanya kondektur.


Si Nenek yg pelupa dan rabun kembali membuka retsleting dan men-cari2 lembaran uang nya.

"Waduh maaf bang blm ketemu, sabar ya pasti saya bayar koq".

Kejadian tsb terulang beberapa kali selama perjalanan sampai akhirnya seorang pemuda  yang duduk persis di sebelah tas si Nenek berkata:"Maaf ya Nek saya bayarin aja ya".
Tanpa menunggu jawaban si Nenek, si pemuda memberikan 3 lembar uang 5 ribuan ke kondektur.

Si kondektur terharu dan bangga terhadap si pemuda lalu berkata:

"Alangkah mulia dan baik hatimu anak muda"

Demikian juga si Nenek dgn haru dan suara bergetar berkata:

"Aduh nak kamu baik sekali, terima kasih ya!!"

Pemuda :"Gak papa Nek, daripada gara-gara 15 ribu retsleting celana saya bolak-balik dibuka-tutup dan di-aduk2 mending saya bayarin deh...
Lama-lama ngiluuuu juga soalnya nek ........!!! 😝😝

No comments:

Post a Comment